Bicara Tantangan Pancasila Saat Ini, Begini Kata Ketua Komisi I DPRD Sumenep

- Admin

Sabtu, 25 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bulan Juni, diketahui  hari lahir Pancasila. Peringatan hari lahir Pancasila dilaksanakan setiap tanggal 1 Juni. Hal ini, merujuk pada sidang BPUPKI dalam merumuskan dasar negara tahun 1945 silam.

Sejumlah tokoh berperan penting dalam merumuskan dasar negara tersebut. Sebut saja Mohammad Yamin, Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Dr. Radjiman Wedyodiningrat, Ki Bagus Hadi Kusumo, hingga KH Wahid Hasyim.

Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath mengatakan, bicara Pancasila bukan sekedar bicara indoktrinasi. Jika hanya bicara pancasila dari sisi tersebut, kata dia sama halnya mengamini era depotisme orde baru yang berkuasa 32 tahun lamanya.

Baca Juga:  Bayi Perempuan di Pamekasan Dibuang di Pinggir Jalan

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, kalau berbicara Pancasila, makan harus bicara sebuah diskursus hingga konklusi. Kata dia, bicara Pancasila seharusnya darinsis melihat residu iedologi-ideologi yang saling bertikai dalam abad peradaban dunia.

“Sebab, kata Bung Karno, Pancasila menjadi perasan dari sosialisme, menjadi perasan dari kapitalisme, menjadi perasan dari kebaikan-kebaikan dan kearifan Nusantara,” jelas Darul, dalam acara dialog yang digelar RRI Sumenep, dengan tajuk “Pancasila, Sejarah, dan Tantangannya”, Rabu (22/6/2022) lau.

Menurutnya, bicara Pancasila diera generasi saat ini ada banyak tantangan yang harus dijelaskan. Salah satu tantangan itu, saat ini ada sebagian pihak yang menganggap pancasila tidak bisa mengakomodir perkembangan zaman. Pancasila dianggap dianggap membosankan. Seolah-olah Pancasila memberi doktrin yang membuat masyarakat resah dengan keadilan yang belum tercipta.

Baca Juga:  Diduga Mengantuk, Warga Semarang Meninggal Dunia

“Itu hanya soal cara kita sebagai generasi memberlakukan dirinya melihat sejarah. Kalau kita sebagai generasi hanya ingin membuat penagih janji negeri ini, bahwa cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, belumlah tunai sebagaimana yang tertuang dalam asas-asas negeri ini. Dan itu menjadi sila di Pancasila,” katanya.

“Itu soal pilihan kita sebagai narasi. Apakah kita akan memilih generasi sebagai penagih janji, atau menjadi bagian dari generasi republik ini yang ikut menunaikan janji republik kepada seluruh cita-cita republik,” sambung Politisi asal Pulau Masalembu itu.

Baca Juga:  Pancasila Sebagai Landasan Bangsa

Politisi asa Pulau Masalembu itu juga menegaskan, Pancasila itu bukan value, bukan pula sebagai nilai yang menggambarkan republik ini mengalami broken promise, yang seolah-olah ada janji yang terabaikan. Sebab, menurut Darul, Pancasila itu menjadi cita-cita yang disepahami, yang aktual, dan perlu aktualisasi dari generasi-generasi cerdas yang tidak miskin literasi

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB