PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

- Admin

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memberikan klarifikasi terkait informasi tiga jemaah haji asal Kabupaten Sumenep yang disebut terlantar dan tidak mendapatkan tempat menginap saat berada di Madinah.

PPIH Penghubung Maktab, Abd. Majid Mistarah, menegaskan bahwa seluruh jemaah haji yang tiba di Madinah telah mendapatkan akomodasi dan pelayanan yang sama sesuai dengan skema yang telah disiapkan oleh PPIH.

Menurutnya, kondisi yang dialami tiga jemaah dari Kloter 77 Embarkasi Surabaya tersebut bukan karena tidak mendapatkan kamar hotel atau pelayanan dari petugas haji, melainkan karena yang bersangkutan tidak menempati hotel yang telah ditetapkan sesuai penempatan resmi.

“Perlu kami sampaikan bahwa seluruh jemaah haji yang tiba di Madinah mendapatkan hotel dan pelayanan yang sama yang telah disiapkan oleh PPIH. Terkait informasi mengenai tiga jemaah pada Kloter 77 Embarkasi Surabaya, kondisi yang terjadi bukan karena terlantar dan tidak mendapatkan kasur, melainkan jemaah tersebut tidak menempati hotel yang telah ditetapkan sesuai penempatan resmi,” kata Abd. Majid Mistarah.

Baca Juga:  Kapolri Copot Dua Kapolda, Keduanya Diduga Tidak Menjalankan Prokes

Ia menjelaskan, sistem penempatan hotel bagi jemaah haji telah terintegrasi dengan data kloter dan menjadi dasar seluruh layanan yang diberikan kepada jemaah selama berada di Tanah Suci.

Karena itu, PPIH mengimbau seluruh jemaah agar tetap menempati hotel yang telah ditentukan guna memudahkan proses pelayanan dan pengawasan.

“Penempatan hotel dilakukan berdasarkan sistem pelayanan yang terintegrasi dengan data kloter. Apabila jemaah berpindah atau tinggal di luar hotel yang telah ditetapkan, dapat menimbulkan kendala dalam pelayanan, seperti proses pencarian apabila jemaah tersesat atau terpisah dari rombongan, distribusi konsumsi, layanan kesehatan, maupun layanan operasional lainnya yang telah disusun berdasarkan data penempatan resmi,” jelasnya.

Baca Juga:  Video Mesum Muda Mudi Hebohkan Warga Sumenep

Abd. Majid memastikan bahwa petugas haji sebenarnya telah menyiapkan kamar bagi ketiga jemaah tersebut di Hotel Jiwar Al-Madina. Namun, kamar yang telah disediakan itu tidak ditempati oleh yang bersangkutan.

“Untuk tiga jemaah tersebut, kamar sudah disiapkan oleh petugas haji di Hotel Jiwar Al-Madina. Namun kamar yang telah disediakan itu tidak ditempati oleh yang bersangkutan,” tegasnya.

Terkait adanya informasi mengenai pelayanan kesehatan terhadap ketiga jemaah tersebut, Abd. Majid meminta agar informasi yang beredar terlebih dahulu dipastikan sumbernya. Menurutnya, perlu dibedakan antara tenaga medis yang bertugas dalam struktur resmi PPIH dengan tenaga kesehatan yang berada di tingkat kloter.

Baca Juga:  KPU Sumenep Tetapkan Fauzi-Eva Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih

Ia menjelaskan bahwa apabila komunikasi dilakukan dengan dokter kloter, maka hal tersebut berada di luar kewenangan pelayanan kesehatan yang secara langsung ditangani oleh dokter PPIH.
Karena itu, PPIH memastikan pelayanan kesehatan bagi jemaah tetap tersedia sesuai mekanisme yang telah ditetapkan selama pelaksanaan ibadah haji.

Dengan klarifikasi tersebut, PPIH menegaskan bahwa tidak ada jemaah yang ditelantarkan selama berada di Madinah. Seluruh fasilitas akomodasi, konsumsi, kesehatan, dan layanan operasional lainnya telah disiapkan berdasarkan data penempatan resmi yang menjadi acuan pelayanan bagi seluruh jemaah haji Indonesia.

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro
Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK
Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK
Nelayan Sumenep Temukan 35 Kg Narkoba Mengambang di Lautan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Berita Terbaru