Harga Minyak Goreng Curah Melambung, Distributor dan Pelaku UKM Mulai Menjerit

- Admin

Jumat, 29 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Tingginya harga minyak goreng curah sangatlah berdampak luar biasa pada bagi pelaku usaha maupun pelaku UKM di Kabupaten Pamekasan.

Hal itupun dirasakan oleh Ali Mukhti salah satu pelaku usaha (Distributor) minyak goreng curah, yang beralamatkan di jalan Bonorogo Kelurahan Lawangan Daya, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur.

Ia mengatakan sejak tiga bulan terakhir kenaikan harga minyak goreng curah bertahap serta sangat signifikan, dan hal itu membuat omset penjualan menurun drastis.

“Ini sangat berdampak bagi kami, baik pelaku usaha maupun pelaku UKM menengah kebawah ya mbak, dari segi omset serta pelanggan,” kata Ali Mukhti kepada jurnalis Suarabangsa.co.id dan beberapa awak media saat diwawancarai di tempat usahanya.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Teken Kontrak Kinerja dengan OPD

Bahkan kenaikan minyak goreng curah saat ini mencapai 30 hingga 40 persen, dan itu tembus tertinggi sepanjang masa, dari yang awal harga distributor dua belas ribu sekarang mencapai tujuh belas ribu perkilo untuk harga minyak goreng curah, bahkan di eceran ada yang mencapai dua puluh dua ribu.

Mukhti berharap dengan adanya kenaikan harga minyak goreng curah, Dinas terkait bisa mengambil sikap.

Ia berharap harga minyak curah bisa kembali normal seperti semula, karena baginya dampak yang dihasilkan dari kenaikan harga tersebut sangatlah luar biasa, apalagi bagi para pelaku UKM terutama di penjual kripik dan gorengan.

Baca Juga:  Warga Pamekasan Digegerkan Penemuan Bayi di Sekitar TPU Palanggeran

“Kita tidak meminta harga yang paling murah, akan tetapi kembali ke harga seperti semula,” harap Mukhti.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru