Pemkab Bojonegoro Gelar Musrenbang RPJMD 2025-2029, Begini harapan Bupati

- Admin

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro (Pemkab) Hari Rabu, 21 Mei 2025 menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025-2029 di Ruang Angling Dharmo.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, serta berbagai pemangku kepentingan daerah, menandai langkah krusial dalam perumusan arah pembangunan Bojonegoro lima tahun ke depan. Selain itu, turut hadir Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Bakorwil 2 Bojonegoro Provinsi Jawa Timur, perwakilan Bappeda Lamongan, Tuban, dan Ngawi. PJ Sekda beserta seluruh jajaran OPD dan Staf Ahli, Camat se-Kabupaten Bojonegoro, tokoh pendidikan, Bank Jatim, BPJS Ketenagakerjaan, serta beberapa BUMD dan lembaga terkait juga turut berpartisipasi dalam musrenbang ini.

Musrenbang ini merupakan tahapan penting dalam proses penyusunan RPJMD sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2025, yang melibatkan berbagai tahapan mulai dari persiapan, pembahasan visi misi, forum konsultasi publik, hingga pembahasan bersama DPRD dan evaluasi Gubernur sebelum penetapan Peraturan Daerah, serta Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dan perangkat daerah sangat krusial dalam menyusun rencana pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, RPJMD ini akan menjadi fondasi kuat bagi Bojonegoro untuk terus maju dan memberikan dampak positif.

Baca Juga:  Desa Pungpungan Bojonegoro Galakkan Gerakan Tanam Pohon Tabe Buya

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dalam sambutan nya menegaskan, visi RPJMD 2025-2029, yaitu “Terwujudnya Bojonegoro Makmur dan Membanggakan”. Beliau menambahkan, “RPJMD ini memiliki peran penting dan strategis dalam mengarahkan pemerintah daerah untuk mewujudkan tujuan pembangunan daerah.” Visi ini akan dicapai melalui lima misi utama.

Membangun Sumber Daya Manusia Bojonegoro yang Berkualitas, Unggul, Berbudaya, Berakhlak dan Bahagia, Membangun Perekonomian Daerah yang Produktif, Berkelanjutan dan Berkeadilan, Membangun Lingkungan yang Lestari dan Mengembangkan Transisi Energi Baru dan Terbarukan.

“Meningkatkan Tata Pemerintahan Daerah yang Bersih, Melayani, Akuntabel, Partisipatif, Inklusif, dan Inovatif; serta Memajukan Kebudayaan dan Kebanggaan Daerah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pj Bupati Bojonegoro Resmikan Gedung PIG Geopark, Begini Harapannya

Bupati juga menyoroti Program 100 Hari Kerja yang telah dicanangkan sebagai langkah awal untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, termasuk delapan program Quick Wins, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Digitalisasi,Penataan Regulasi dan Revitalisasi BUMDsatuyson Ketersediaan Air; Kesejahteraan Petani; Pendidikan Unggul; Kesehatan Masyarakat; Lingkungan Berkelanjutan, dan Pengentasan Kemiskinan. Selain itu, program-program unggulan di tahun 2025 juga akan menjadi fokus, seperti bantuan kolam budidaya lele dalam Buis Deker; bantuan ayam petelur beserta pakan, obat, vitamin dan kandangnya serta bantuan bibit sayuran,bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), listrik bagi keluarga tidak mampu, dan air bersih, Program Beasiswa Makmur Membanggakan; Pemberian perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat,dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Program tersebut juga didukung Pemerintah desa dengan pengalokasian Anggaran Dana Desa (ADD).

Lanjutnya, Komitmen ini diperkuat dengan lagi penandatanganan berita acara Musrenbang RPJMD 2025-2029 sebagai bentuk kesepakatan bersama yang diwakili oleh 10 lembaga dan instansi, yaitu Bappeda Kabupaten Tuban, Inspektorat, Dinas Pendidikan, Kecamatan Ngraho, Badan Pusat Statistik, IDFoS Indonesia, PC Muslimat NU, PD Aisyiyah Bojonegoro, Bojonegoro Institute, dan Forum Anak Bojonegoro.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan di Hari Jadi Provinsi Jatim Ke-78

Tambahnya, Keterlibatan yang luas dari berbagai pihak, dari lembaga pemerintah hingga organisasi masyarakat sipil ini, mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, perencanaan yang partisipatif dan memastikan bahwa RPJMD ini tidak hanya disusun oleh pemerintah, tetapi juga mengakomodasi masukan dari berbagai lapisan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap program dan kebijakan yang akan dijalankan benar-benar berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan menjadi makmur,” ujarnya.

“Bojonegoro sebagai daerah yang dan membanggakan, 21 Mei 2025 langsung berupa peningkatan kesejahteraan, kualitas pendidikan dan kesehatan, ketersediaan kebutuhan dasar, serta lingkup seluruh masyarakatyang lebih baik bagi,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru