Bojonegoro Akan Menjadi Role Model Keluarga Samawa

- Admin

Rabu, 16 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Masih tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, dan perkawinan anak di Kabupaten Bojonegoro menggugah Pemkab berinisiasi melakukan seleksi penilaian terhadap Keluarga Samawa (sakinah, mawadah, warahmah) di Kabupaten Bojonegoro.

Hal tersebut juga sebagai upaya menurunkan angka kekerasan dalam rumah tangga, perceraian serta pernikahan dini. Saling bersinergi bersama antara Kantor Kemenag, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana, dan Dewan Masjid Kabupaten Bojonegoro, penilaian dilaksanakan di Gedung Angkling Dharmo Selasa, 15 Oktober 2024.

Hadir dalam penilaian tersebut Andryanto Pj Bupati Bojonegoro, Perwakilan Kemenag Bojonegoro, Kepala Dinas P3AKB dan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bojonegoro. Peserta terbagi menjadi tiga zonasi yaitu Kecamatan wilayah timur, tengah, dan barat, dimana sebelumnya sudah dilakukan seleksi penilaian di tingkat desa dan kecamatan.

Baca Juga:  Hari Buruh Internasional 2022, Forkopimda Jatim Doa Bersama di Masjid Al Akbar Surabaya

Kepala Dinas P3AKB Bojonegoro Heru Sugiharto mengatakan, keluarga sakinah, mawadah, warahmah merupakan institusi yang penting dalam upaya mencegah kekerasan dan perkawinan anak, dimana angka kejadian kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, dan perkawinan anak di Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan namun masih termasuk tergolong tinggi.

Lanjutnya, melalui penilaian dan program keluarga samawa ini, dimaksudkan untuk mewujudkan keluarga samawa sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas keluarga serta menekan angka kekerasan dalam rumah tangga dan perkawinan anak.

Menurut Heru, ada beberapa kriteria yang menjadi point penting dalam penilaian diantaranya ; pemahaman dan pengamalan ajaran agama islam, pemahaman dan pengamalan kehidupan berbangsa, perkawinan dan kehidupan rumah tangga, dan pengetahuan umum.

Baca Juga:  Bersama Forkopimda, Kapolres Pamekasan Pantau Langsung Giat Vaksinasi Merdeka

“Nantinya tim penilai akan menilai dan akan di ambil juara 1,2, dan 3 terbaik yang kemudian penyerahan hadiah bersamaan dengan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke- 347,” terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto, sangat mengapresiasi langkah tersebut sebagai semangat memberikan pembinaan kepada masyarakat untuk mencegah/mengatasi kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, maupun pernikahan dini.

Imbuh,Adriyanto ucapkan selamat kepada bapak/ibu semua yang berhasil membangun keluarga samawa yang terpilih di tiga wilayah, sehingga menjadi contoh yang baik di masyarakat,

Baca Juga:  Masuk PPKM Level 2, Pemkab Sampang Bakal Terapkan Aturan Sesuai Arahan Pusat

“sakinah, mawadah, warahmah mudah disebutkan namun susah dipraktekkan,” candanya.

Lanjutnya, Terselenggaranya penilaian keluarga samawa ini Adriyanto berharap kita semua bisa semakin rukun, Bojonegoro semakin baik dengan masyarakat dan keluarga yang semakin kuat dan semakin baik. Dengan terpilihnya tiga juara keluarga samawa nanti, ini akan kita jadikan role model, dimana pemilihan keluarga samawa ini baru ada di Bojonegoro di seluruh Jatim.

“Ini suatu ikhtiar kita bersama Kemenag, Dinas Kesehatan, Dan Dinas Pendidikan untuk terus melakukan pembinaan kepada masyarakat akan pentingnya menghindari pernikahan dini, tentunya juga memperkuat keluarga sehingga bisa menekan tingkat perceraian di Bojonegoro,” pungkas Adriyanto.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1
Gerakkan Ekonomi Lokal, Bupati Bojonegoro Kick-Off Pasar Murah di Tanjungharjo, Ada Beras Murah hingga Telur KPM Gayatri
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru