Pasar Murah Diserbu Warga Tanjungharjo, PJ Bupati Bojonegoro Beri Apresiasi

- Admin

Selasa, 19 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dalam menekan laju inflasi yang disebab kan oleh harga Sembako, lombok, telur minyak goreng pemkab Bojonegoro lakukan operasi pasar murah ke Desa desa selama bulan Ramadhan sampai akhir April, Bojonegoro Provinsi Jawa Timur, Selasa (19/3/2024).

Ratusan ibu ibu Warga Desa Tanjungharjo pagi ini datang ke balai Desa Tanjungharjo dalam rangka pasar murah yang di adakan oleh pemkab Bojonegoro, nampak hadir juga Pj Bupati Bojonegoro Andriyanto bersama jajaran juga hadir.

Dalam wawancaranya Andriyanto menegaskan operasi pasar lewat desa desa tersebut untuk menekan laju harga sembako dan meringankan kebutuhan warga di bulan ramadhan ini.

“Ya pasar murah ini kita adakan seminggu dua kali dari beberapa wilayah di 28 kecamatan, untuk meringan kan dan menyediakan kebutuhan masyarakat dan menekan inflasi yang di sebabkan harga cabe ,telor, beras, minyak, gula yang di pasaran saat ini sedang tinggi,” ujarnya.

Baca Juga:  Hibah Kesbangpol Bojonegoro 2024-2025 Tidak Mencerminkan Efisiensi Anggaran

Imbuhnya, di pasaran harga cabe dan telur juga sedang tinggi, Andriyanto menjelaskan pemkab juga segera mensubsidi agar hal tersebut tertekan, dan lakukan terobosan dan bekerja sama dengan kabupaten lain.

“Untuk telur kita sudah bekerja sama dengan salah satu kabupaten untuk ketersedian telur, tapi ternyata di kabupaten tersebut juga sedang langka, hal itu kita akan lakukan dengan subsidi,” ujarnya

Lanjutnya, Disingung pasar mulai sepi pembeli karena harga melambung tinggi, Pj Bupati Andriyanto, berharap kepada warga untuk menanam lombok di pekarangan yang bisa dimanfaatkan, untuk mengairahkan pedagang pasar, pemkab akan mengkaji lagi pasar mana saja dan akan mensubsidi terhadap harga harga yang mulai naik menjelang ramadhan.

Baca Juga:  Gandeng SKK Migas Jabanusa, AMOS Gelar FGD Migas dan Pertumbuhan Ekonomi Sumenep

“Dan kita juga berharap tadi kita sampaikan ke kepala desa, warga untuk bisa optimalkan pekarangan dan bisa menanam lombok sendiri, agar harga kembali stabil dan untuk pasar kita nanti akan kita lakukan subsidi, dalam menekan harga cabe yang sedang tinggi,” ujarnya.

Hal yang berbeda di sampaikan oleh Kades Tanjungharjo Suyono, dengan melambungnya harga sembako karena pendapatan petani yang jomplang dengan penjualan harga panen dengan kebutuhan pupuk, kepala desa Tanjungharjo berharap ada keseimbangan harga Pupuk dan harga gabah.

Baca Juga:  Memasuki Semester Kelima, D’Queen KTV Resto dan LSM Garuda Hitam Gelar Safari Santunan 250 Anak Yatim di TPK Bojonegoro

“Kita berharap harga gabah dan harga pupuk bisa seimbang artinya ada subsidi yang diberikan ke petani, kalau ini terjadi harga beras bisa ditekan, itu tadi kita sampaikan ke pak Pj Bupati,” pungkasnya.

Dalam operasi pasar yang dilakukan Pemkab Bojonegoro, Beras 5 kilo gram harga 51 ribu rupiah, minyak goreng per kilo 15 ribu rupiah, Gula pasir per kilo 16 ribu rupiah.

Nampak hadir di pasar murah di Balai Desa Tanjungharjo, PJ bupati, Dinas Perdagangan dan Koperasi, UMKM, Camat Kapas, Humas dan Protokoler, Kepala Desa Tanjungharjo dan jajaran.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Taro Ramaikan Kampung Ramadan di Jombang, Ajak Keluarga Berpetualang dalam Kebaikan
Balik Jengger Ayam GAYATRI: Harapan dan Kecemasan Suraji di Tanjungharjo Bojonegoro
LUsh Green Indonesia akan Gugat Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalnus, Ini Penyebabnya
SMKS PGRI Sukodadi Gelar Pameran Karya Tata Busana, Dorong Kreativitas dan Jiwa Wirausaha Siswa
Buruh Tembakau Baureno Bojonegoro Dapat DBHCHT, Petani Tembakau Ngayam Juga Berharap Dapat
Gotrade Gelar Roundtable Surabaya, Kupas Strategi Pasar AS 2026 dan Dorong Literasi Saham
Surabaya Printing Expo 2025 : Mesin Cetak Inovatif dan Teknologi Terbaru Jadi Sorotan
Respon Cepat Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, DPRD Sumenep Gelar RDP

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB