PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan suka cita. Pada bulan suci ini menurutnya momen yang mampu memberikan energi positif bagi manusia dalam menjalani kehidupan.
Bahkan, bulan suci ini juga sebagai media untuk membiasakan melakukan tindakan positif, dan mencegah tindakan yang negatif.
Baddrut Tamam mengungkapkan Bulan Ramadhan, adalah momentum untuk senantiasa berbuat baik, menjaga lisan untuk berkata baik dan tidak menyakiti sesama.
“Bulan ini momentum melatih dan memperbaiki segala aspek kehidupan kita. Menjaga segala tingkah laku untuk senantiasa berbuat baik, serta menjaga lisan untuk berkata baik. Terutama meningkatkan ibadah kepada Allah selaku Dzat Pencipta sekalian alam,” ungkapnya, Senin (4/4/2022).
Baddrut Tamam mengucapkan syukur karena Allah SWT bisa mempertemukan kembali dirinya dengan bulan Ramadhan, yakni bulan yang penuh berkah bagi umat muslim. Dia mengajak rasa syukur itu juga dilakukan oleh masyarakat Pamekasan dan kaum muslimin semuanya.
“Alhamdulillah, Allah mempertemukan kembali kita dengan bulan Ramadhan, mudah-mudahan Ramadhan tahun ini bisa semakin mendekatkan diri kita kepada Allah, semakin bisa memperbaiki kualitas hidup kita dalam bermasyarakat dan bernegara, ” harapnya.
Pada bulan Ramadhan ini, kata Baddrut Tamam, memiliki banyak keistimewaan bagi umat muslim, di mana segala pahala ibadah dilipatgandakan oleh Allah. Hal tersebut sebagai bonus Allah kepada makhluknya untuk semakin meningkatkan ibadahnya.
“Keistimewaan bulan Ramadhan yang luar biasa sungguh membuat kita semua mendapatkan kesempatan untuk mempuasakan pikiran kita, hati kita, akhlak kita, meramadhankan seluruh kehidupan kita untuk akhirnya kita bertemu dengan Idul Fitri,” tandasnya.
“Bulan ini juga bisa melatih kepekaan pikir dan rasa, serta hati kita, dan senantiasa bisa bermunajat kepada Allah SWT. Mudah-mudahan tarawih kita juga khusyuk, tadarus kita khusyuk,” imbuhnya.
Meski demikian, kata Baddrut Tamam, upaya untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah dan kepekaan sosial, tidak hanya bisa dilakukan di bulan Ramadhan, melainkan tindakan tersebut juga mampu diaplikasikan di luar Ramadhan.
“Mudah-mudahan kita dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan ini semakin memiliki keimanan dan ketaqwaan, serta kepekaan sosial yang dalam, yang harus diimplementasikan pada hari-hari pasca Ramadhan,” ujarnya.
Dirinya juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Pamekasan yang telah berpartisipasi mensukseskan program pembangunan yang dilakukan Pemkab Pamekasan.
“Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kita semua untuk beribadah, dan seluruh ibadah kita ini diterima oleh Allah,” pungkasnya.

















