Beras ASN di Sumenep Dikeluhkan

- Admin

Sabtu, 22 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah ASN di Sumenep mulai mendapatkan beras setiap bulan. Namun Kualitas beras ASN di Sumenep mulai dikeluhkan.

Pasalnya, penerima beras yang notabennya abdi negara ini mulai mengeluh lantaran tidak sesuai standar, kualitasnya diduga jelek.

Informasi yang berhasil dihimpun media, beras yang diberikan melalui “pemotongan” dana TPP (Tunjangan Penghasilan Pegawai) ternyata terindikasi tidak bagus. Di mana berasnya patah-patah atau pecah. Sehingga, terkesan yang diberikan tidak berkualitas.

Pengadaan beras dilakukan dengan menggunakan dana TPP abdi negara. Masing-masing sebesar Rp 105 ribu. Dan, itu sudah berlangsung selama tiga bulan. Meski sebelumnya, masih ada yang belum terima utuh.

Baca Juga:  Aktivis SI Soroti Beras ASN di Sumenep

Pengadaan beras itu dilakukan oleh PD Sumekar, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMD) milik Pemkab Sumenep. Sementara dalam pelaksanaanya menggunakan

“Ya, Alhamdulillah kami sudah menerima beras ASN dari PD Sumekar,” kata salah satu ASN, penerima beras di Kabupaten Sumenep.

Namun, sambung dia, dari beras yang diterima ternyata tidak memuaskan. Lantaran kualitasnya kurang bagus. “Beras yang saya terima ini patah-patah, banyak pecah. Bisa dilihat sendiri ini,” ujarnya dengan nada kecewa sambil menunjukkan beras yang diterima.

Baca Juga:  Resmikan Masjid Tangguh, Bupati Pamekasan Berharap Penyebaran Covid-19 Berkurang

Padahal, terang dia, seharusnya dengan harga Rp 105 ribu, itu sudah mendapatkan beras yang berstandar premium. Yakni, kualitas prima. “Ternyata yang kami dapat kualitasnya begini (Patah,Red). Kalau beli sendiri pasti bagus,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur PD Sumekar Moh Reyadi mengatakan jika beras yang diberikan kepada ASN dengan kualitas medium plus. Jadi, semuanya sudah sesuai.

“Jadi, sudah sesuai dengan kualitas yang kami inginkan. Itu hasil amatan kami,” katanya.

Sebab, sambung dia, pihaknya sudah menekan kepada supliyer untuk memerhatikan kualitas beras. Bahkan, tidak akan segan-segan untuk memberhentikan supliyer.

Baca Juga:  Pelajar di Sidoarjo Layani Threesome, Sekali Kencan Diberi Imbalan 300 Ribu

“Kami akan lihat nanti. Tapi, yang jelas, kualitas yang diinginkan medium plus. Kalau ada yang patah kami belum tahu,” ungkapnya.(*)

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB