SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Para keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) menagih janji Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur yang akan menyalurkan bantuan tersebut pada pekan ini.
Abdur Rohim salah satu warga Kecamatan Camplong ini mengaku bingung, apa yang menjadi permasalahan hingga saat ini BLT-DD itu belum cair. Padahal, sudah dijanjikan akan dicairkan hari Sabtu kemarin.
“Kami mohon dipercepat, diperjelas jadwalnya. Kasihan ini rakyat banyak yang ekonominya susah karena pandemi. Katanya kan BLT ini cair setiap bulan. Tapi hingga saat ini kok belum juga cair, jangan sampai telat lah,” keluhnya saat berbincang dengan kontributor suarabangsa.co.id, Rabu (18/08/2021).
Rohim berharap agar dinas terkait mempercepat penyaluran dana BLT-DD kepada masyarakat, apalagi bantuan itu sangat dibutuhkan. Terutama yang mengalami dampak Covid-19.
“Masa sampai dengan saat ini belum juga cair-cair. Ini ada apa?, masyarakat akan menyalahkan para Kepala Desa, dikiranya mereka yang lambat menyalurkan,” ujarnya dengan nada kecewa.
Berdasarkan informasi dari beberapa Kepala Desa, kata dia, bahwa dana itu sudah lama ditransfer ke Bank Sampang (BAS). Ia pun menilai kinerja DPMD dalam menyalurkan bantuan tersebut terlihat lambat.
“Katanya sekarang lebih ribet dari sebelumnya, padahal uangnya sudah ada di Bank Sampang. Tapi kenapa kok penyalurannya terkesan berbelit belit,” ungkapnya.
Padahal, kata dia, tujuan pelaksanaan BLT-DD adalah untuk membantu masyarakat miskin terdampak pandemi Covid-19 terhadap sendi-sendi ekonomi dan kesehatan warga masyarakat.
“Aneh! kata para Kepala Desa, seluruh dokumen pengajuan DD telah selesai. Kenapa pencairannya kok telat,” pungkas Rohim.
Sementara itu, hingga berita ini dilansir, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, R Chalilurachman, saat dikonfirmasi terkait hal itu melalui nomor telephone seluler belum diangkat.
Sama halnya dengan Kabid Bina Pemerintahan Desa Ilham Nurdayanto, dihubungi melalui telepon selulernya juga tidak ada tanggapan, meski nada teleponnya bertanda aktif.

















