Kronologi Lengkap Bocah 5 Tahun di Sampang Tewas Tenggelam di Sungai, Ditemukan Meninggal

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Suasana duka menyelimuti warga Jalan Kamboja, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Seorang bocah berusia 5 tahun bernama Moh Ghibran Alvian Mahrus, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Daerah Aliran Sungai (DAS) kali Kamoning.

Peristiwa tragis ini bermula pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 10.30 WIB saat korban berada di rumah neneknya di Dusun Tasean, Desa Paseyan, Kecamatan Sampang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, dikonfirmasi melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga:  Polisi Beberkan Kronologis Tabrakan Beruntun di Camplong Sampang yang Libatkan Mobil Dinas TNI

“Iya benar. Korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 13.00 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia,” kata Hozin dalam keterangannya yang diterima kontributor suarabangsa.co.id.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjut Hozin, awalnya anak bernasib malang tersebut ikut orang tuanya ke rumah neneknya.

“Saat kejadian korban diduga lepas dari pengawasan orang tuanya, dan sempat dilakukan pencarian selama 2,5 jam,” tuturnya.

Begitu mendapat laporan, tim BPBD melakukan koordinasi dengan warga setempat guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Setelah memastikan informasi itu, kami langsung mendatangi rumah duka untuk melakukan asesment dan memberikan bantuan tanggap darurat,” terang Hozin.

Baca Juga:  Audiensi dengan DPRD, Paguyuban Perumahan Guru Minta Pemkab Sampang Kaji Ulang Soal Penertiban Rumdin

Dijelaskan Hozin, saat ini jenazah sedang proses pemakaman dengan dibawa menggunakan ambulance PMI Kabupaten Sampang.

Hozin menegaskan peristiwa ini menjadi pelajaran penting agar orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.

“Kami imbau orang tua selalu mengawasi anak, terutama jika berada area berbahaya,” tandasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru