Banjir Rendam Permukiman Warga, Jalur Poros Hingga Jalan Nasional di Sampang

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Banjir melanda wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (19/11/2025) pagi.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, tercatat sejumlah desa di Kecamatan Jrengik terendam banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, dikonfirmasi melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin mengatakan, banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayahnya beberapa pekan ini.

Di sisi lain, kata dia, air kiriman dari wilayah hulu menyebabkan debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Panyiburan meluap hingga melimpas ke permukiman. Bahkan, seperti biasanya jalur nasional juga sempat terendam banjir.

Baca Juga:  Hari ini, Forum Sampang Hebat Resmi Dikukuhkan

“Sudah beberapa minggu ini hujan intensitas tinggi dan cuaca sangat ekstrem berlangsung di Sampang,” kata Hozin, dalam keterangannya yang diterima kontributor suarabangsa.co.id.

Dilaporkan, banjir menerjang tiga desa, yakni Desa Panyepen terdampak pada pemukiman warga sebanyak 6 KK dan area persawahan serta jalan desa dengan kedalaman ±30 sentimeter.

Kemudian, Desa Majangan terdampak pada pemukiman warga sebayak 25 KK serta area persawahan dengan kedalaman ±35 sentimeter.

Selanjutnya, banjir merendam Desa Margantoko terdampak pada pemukiman warga sebayak 85 KK serta area persawahan dengan kedalaman ±30 sentimeter.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Pastikan Sejumlah Pabrik Akan Beli Tembakau Petani

Tidak hanya itu, banjir juga merendam jalan raya Panyepen dan Jrengik dengan kedalaman ±30 sentimeter, kantor balai pertanian juga terendam banjir.

Hozin menyebut, meski banjir merendam beberapa rumah warga, tidak ada korban jiwa dalam banjir ini.

“Kami langsung melakukan assesment, monitoring perkembangan banjir serta berkoordinasi dengan Pemdes terdampak,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru