Dian Adiyanti Adriyanto Ikuti Rakornas Posyandu Tahun 2024 Bahas Enam Isu Strategis

- Admin

Selasa, 27 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa, Posyandu diharapkan ada tranformasi dan lompatan baru seiring perkembangan serta fungsi pelayanan Posyandu dengan mengedepankan aspek pemberdayaan masyarakat di tingkat Desa/Kelurahan, Dian Adiyanti Adriyanto selaku Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bojonegoro ikuti pertemuan Rakernas di Tangerang.

Senin, 26 Agustus 2024, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian membuka Rakernas Posyandu Tahun 2024 bersamaan peluncuran logo Posyandu terbaru di Nusantara Hall Indonesia Convention Exibition Tangerang Banten. Menghadirkan Ketua Umum Pembina Posyandu tingkat Pusat Provinsi, serta Kabupaten/Kota Se-Indonesia, peluncuran ditandai dengan penombolan sirine diikuti tampilan logo hologram Posyandu.

Ada enam isu strategis pembahasan transformasi Posyandu baru sesuai stadart pelayanan minimum (SPM) menurut Tito, yakni bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibum linmas, dan bidang sosial. Diharapkan Posyandu memiliki peran serta di dalam melakukan pemberdayaan masyarakat, ikut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat di Kelurahan/Desa.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Cek Vaksinasi di PT. Santos Jaya Abadi

Selain itu Tito menyebut, Posyandu mempunyai fungsi menyalurkan aspirasi masyarakat, peningkatan kualitas dan percepatan pelayanan, menyusun rencana pelaksanaan, pengendalian, pelestarian dan pengembangan hasil pembangunan, secara partisipatif. Juga menumbuhkan, mengembangkan, dan menggerakkan prakarsa, partisipatif, swadaya serta gotong royong untuk peningkatan kesejahteraan keluarga, dan peningkatan kualitas SDM.

Fenomena urbanisasi yang selama ini terjadi di kota-kota besar Indonesia dan seluruh dunia, memberikan dampak luar biasa dan perlu proses panjang untuk kembali. Faktor perekonomian, pembangunan, kemiskinan, persaingan hidup, resesi, pengangguran, turunnya angka kelahiran menjadi pemicu ketimpangan antara desa dengan kota.

Baca Juga:  Stop Rokok Ilegal, Bea Cukai Bersama Diskominfo Sampang Gelar Sosialisasi Ketentuan Cukai

Maka perlu dipersiapkan langkah awal mulai sekarang, salah satunya dengan mentransformasikan serta mengoptimalkan tugas serta fungsi Posyandu, baik di desa maupun kelurahan demi terciptanya kesetaraan, pemerataan pembangunan dan SDM, jelas Tito.

Duduk bersama Ketua Pembina Ketua Posyandu Kabupaten/Kota Se-Indonesia, Dian Adiyanti Adriyanto selaku Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bojonegoro ikuti seluruh rangkaian acara dan materi pemaparan oleh Mendagri, Ketua Umum Posyandu Ny. Tri Tito Karnavian hingga diskusi panel.

Dian Adiyanti Adriyanto selaku Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bojonegoro mengatakan, hari ini saya menghadiri rakornas pertama Posyandu Tahun 2024 yang mengusung tema “Transformasi Posyandu Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”, dimana kedepannya Posyandu bertransformasi tidak hanya memberikan pelayanan di bidang kesehatan saja, tetapi meluas mencakup pelayanan 6 bidang SPM, yang meliputi : kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibumlinmas dan sosial. Diharapkan dengan memaksimalkan fungsi posyandu ini maka pelayanan kpd masyarakat juga dapat jauh lebih maksimal, cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Dihadiri Arumi Bachsin, Malam Grand Final Kacong Cebbing Sampang 2021 Berlangsung Meriah

“Semoga apa yg dicanangkan pada hari ini pelan-pelan dapat kita realisasikan dengan baik guna mendukung cita-ciya Indonesia Emas 2045,” pungkas Dian istri Pj Bupati Bojonegoro.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru