Penyakit DBD di Pamekasan Tembus 314 Kasus, Masyarakat Diimbau Lakukan Upaya Pencegahan

- Admin

Rabu, 6 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pamekasan, Madura mencapai 314 kasus per Oktober 2023.

Sebelumnya kasus serupa pada tahun 2021 mencapai 158 orang.

Namun pada tahun 2022 naik menjadi 277 kasus, dan menjelang tutup tahun 2023 ini kembali naik 314 kasus.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Hidayat mengatakan, meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Pamekasan ini karena virus yang terus disebarkan nyamuk.

Biasanya, kasus DBD tersebut meningkat disaat musim hujan, dan penularan DBD tidak hanya terjadi pada musim hujan, melainkan juga bisa terjadi pada musim kemarau.

Baca Juga:  Antisipasi Covi-19, RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan Siaga 24 Jam

“Kalau penularannya biasanya memasuki musim penghujan,” kata Hidayat, Senin (4/12/2023).

Pihaknya memprediksi, penularan kasus DBD ini kemungkinan besar ada tambahan menjelang tutup tahun 2023.

Hidayat memastikan tidak ada korban jiwa yang sampai meninggal dunia karena terkena DBD tersebut.

Namun sebagian pasien hanya dirawat di Rumah Sakit (RS) beberapa hari dan kemudian pulih kembali.

Dengan adanya tren peningkatan kasus DBD itu, ia mengimbau masyarakat Pamekasan agar tetap menjaga kesehatan serta melakukan upaya-upaya pencegahan.

“Pencegahannya seperti gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3 M plus. Menguras air secara berkala, menutup bak air, mengubur/mendaur ulang kaleng atau sampah yang disinyalir menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” pesannya.

Baca Juga:  National Hospital Resmikan Indonesia Brain Tumor Solution Sebagai Center of Excellence Khusus Tumor Otak

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas
Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro
Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara
Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya
Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru