Pertanyakan Penanganan Laporan Dugaan Kasus Korupsi, Tim Kuasa Hukum PT Sumber Daya Datangi Kejari Bangkalan

- Admin

Jumat, 11 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pengacara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sumber Daya Perseroda Bangkalan saat mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat

i

Tim pengacara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sumber Daya Perseroda Bangkalan saat mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat

BANGKALAN, SUARABANGSA.co.id Tim pengacara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sumber Daya Perseroda Bangkalan mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan. Mereka menanyakan perkembangan penanganan laporan dugaan kasus korupsi yang dilaporkan beberapa waktu lalu.

Juru Bicara tim penasehat hukum BUMD, Bachtiar Pradinata mengatakan, dia bersama rekan-rekannya datang ke Kejari Bangkalan untuk mengetahui sejauh mana proses hukum yang sudah dilakukan Kejari Bangkalan terhadap laporan tersebut.

“Kami datang ke Kejari Bangkalan ini untuk mempertanyakan langsung kepada pimpinan institusi ini tentang perkembangan penanganan yang kami laporkan,” kata Bachtiar, Jum’at (11/8).

Baca Juga:  Simpan Sabu 0,29 Gram, Warga Dasuk Sumenep Digelandang Polisi

Disamping itu, kata Bachtiar, mereka juga mempertanyakan perubahan status penanganan salah satu terlapor yang merupakan salah satu pimpinan perusahaan yang dilaporkan. Mereka mempertanyakan alasan perkara yang sebelumnya sudah masuk tahap penyidikan, tiba-tiba kembali lagi ke tahap penyelidikan.

“Satu dari lima perusahaan mitra BUMD Bangkalan sebelumnya telah masuk tingkat penyidikan. Akan tetapi secara tiba-tiba statusnya berubah menjadi penyelidikan,” ujar dia.

Bahkan, kata Bachtiar, kabar yang beredar di masyarakat, Kejari Bangkalan telah mengeluarkan SPPP (surat perintah penghentian penyidikan). Sementara kasus itu dilaporkan sejak 2021 dengan terlapor lima perusahaan yang sebelumnya mejadi mitra perusahaan pelat merah tersebut. Kerugian negara ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga:  Cemburu, Pria Arjasa Sumenep Aniaya Suami Mantan Istrinya

“Dari kelimanya, yang sudah pernah naik tingkat ke penyidikan adalah Tonduk Majeng, tapi saat ini kembali lagi ke penyelidikan,” katanya.

Penulis : Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Polda Jatim Ungkap Arisan Online Fiktif, Transaksi Capai Rp 71 Miliar
Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar
Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus
Suaminya Indehoy di Kamar Kos Bersama Perempuan Lain, Warga Sumenep Lapor Polisi
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penyelundupan Gading Gajah Bermodus Jemaah Umrah
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terbaru