Ini Fakta Mansa Musa, Penguasa Tambang Emas yang Super Kaya

- Admin

Senin, 21 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARABANGSA.co.id – Mansa Musa, atau yang bernama Asli Musa Musa Keita I adalah mansa kesepuluh kekaisaran Mali.

Mansa sendiri bisa diartikan penakluk, kaisar, sultan.

Seperti dikutip SUARABANGSA.co.id dari Wikipedia, 21 November 2022 menyebutkan jika Mansa Musa berkuasa selama 25 tahun di Kekaisaran Mali, dari tahun 1312 sampai tahun 1337.

Kekaisaran Mali sendiri menguasai bekas wilayah Kekaisaran Ghana di Mauritania selatan dan di Melle (Mali) serta wilayah-wilayah sekitarnya.

Kekaisaran Mali dikenal juga sebagai Kekaisaran Manding atau Manden Kurufa adalah suatu peradaban Afrika Barat yang berasal dari bangsa Mandika pada abad pertengahan sekitar abad ke 1235 sampai abad 1610.

Baca Juga:  Anastasya Khosasih Berfoto Pakai Jersey Jepang, Netizen: ada yang turun tapi bukan jalan

Kekaisaran ini didirikan oleh Sundiata Keita. Kekaisaran Mali juga terkenal akan kekayaan raja-raja penguasanya, terutama Raja Mansa Musa I.

Mansa Musa dijuluki sebagai Amir Melle, (Penguasa Tambang-Tambang Wangara), dan Penakluk Ghanata.

Pada saat berkuasa, Mansa Musa menaklukkan 24 kota.

Mansa Musa dijuluki sebagai sebagai orang terkaya sepanjang masa. Kekayannya tidak bisa dihitung oleh manusia.

Sumber kekayaan Mansa Musa berasal dari tambang emas di daerahnya, karena daerahnya adalah penghasil emas terbesar.

Bahkan, Mansa Musa juga sering membagi-bagikan harta emasnya kepada siapapun, tampa berpikir panjang. Karena saking banyaknya hasil emas di daerahnya.

Baca Juga:  Tidak Hanya di Indonesia, Mata Uang Rupiah Sekarang Juga Bisa Digunakan Bertransaksi di Tiga Negara Ini Loh

Mansa Musa satu-satunya orang yang bisa mengendalikan harga emas secara langsung di kawasan laut tengah.

Berita Terkait

Lirik Lagu ‘Derita’ Rhoma Irama yang Dipopulerkan Kebambali oleh Valen DA7
Setyo Wahono Hadiri HUT Golkar, 3000 Masa Berjoget Bersama Adella
Achmad Fauzi Dorong E-Sport Sumenep ke Pentas Nasional
Lirik Lagu Ciinan Bana, Favorit Sobat Ngarit
Mensesneg Meriahkan Panggung Gor The Dozs di Dolok Gede
Dalam Rangka Peningkatan Perekonomian UMKM, Taman Bangkal Sumenep Akan Dijadikan Pusat Hiburan Rakyat
Biaya Parkir Disebut Mahal, Begini Respon Pengelola Wisata Pantai Camplong Sampang
Tak Ada Fasilitas yang Ditawarkan, Tiket Masuk dan Biaya Parkir Pantai Wisata Camplong Mahal

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru