Komandan Korem 084/Baskara Jaya Meninjau Pembangunan Jembatan TTM di Desa Bujur Barat

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Komandan Korem 084/Baskara Jaya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, meninjau pekerjaan pembangunan jembatan dan jalan di kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 115 di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan-Madura, Jawa Timur.

Pembangunan jembatan dan jalan itu untuk kemudahan akses transportasi orang dan barang antara Dusun Bendungan Timur dengan Bendungan Barat. Dengan adanya jembatan sepanjang 70 meter di atas sungai, warga desa Bujur Barat lagi memutar sejauh 5 Km untuk sambah keluarga maupun berdagang.

Danrem 084/BJ mengatakan bahwa jembatan yang menghubungkan Dusun Bendungan Timur dengan Bendungan Barat itu bisa bermanfaat untuk masyarakat, dan menjadi jalan alternatif bagi seluruh warga, khususnya masyarakat setempat.

Baca Juga:  Berkat Pinjaman Modal Dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Usaha Salah Satu Jebolan WUB Maju Pesat

“Dengan adanya jembatan yang dibangun ini, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Dusun Bendungan Timur dan Bendungan Barat sebagai jalan alternatif yang lebih cepat,” tambahnya.

Kegiatan TMMD ke 115, di awali penandatangan penyerahan pekerjaan dari Sekdakab Pamekasan, Totok Hartono kepada Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Ubaydillah, mengetahui Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. Kemudian penyerahan alat kerja kepada anggota TNI, Polri dan Satpol.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, TMMD merupakan program lintas sektoral melibatkan unsur-unsur TNI bersama pemerintah dan seluruh stake holder, program ini dilakukan dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk ikut serta mendukung akselerasi pembangunan nasional, baik secara fisik maupun non fisik.

Baca Juga:  Polda Jatim Mengtarkan Jenazah PMI Korban Kapal Tenggelam ke Rumah Duka

“Kegiatan TMMD memiliki arti dan peran yang strategis, yakni meningkatkan kembali semangat kebersamaan, gotong royong, serta membersamai nilai-nilai budaya, agama dan leluhur kita yang rupanya saat ini mulai tergerus oleh arus perubahan zaman, dan revolusi industri yang begitu cepat,” tandasnya.

Dikatakan, kembalinya semangat gotong royong, serta pola hidup yang berdasarkan agama dan kebudayaan serta nilai nilai luhur bangsa, diharapkan lahir kembali rasa kebersamaan, kesetiakawanan, serta memperkuat persatuan, kesatuan dalam membangun bangsa dan negara yang pada gilirannya untuk mewujudkan kesejahteraan, keamanan, pertahanan wilayah negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

“Dalam sudut pandang lokal, TMMD merupakan salah satu alternatif dan solusi bagi Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam upaya meningkatkan percepatan pembangunan di desa, serta menggugah masyarakat untuk berpartisipasi aktif, partisipatoris dalam membangun desanya,” jelasnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Perintahkan Kapolres Jajaran Salurkan Bantu Sosial

Pelaksanaan TMMD Tahun 2022 bertema “TMMD dedikasi terbaik membangun NKRI” pekerjaan dengan model kerja partisipasi antara TNI dan seluruh masyarakat, selain perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, perbaikan jalan, dan Jalan Makadam juga kegiatan non fisik.

Leave a Reply