Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

- Admin

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro bersama Kepala Desa Sarirejo, Kecamatan Balen, dan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membahas penanganan bencana longsor di Desa Sarirejo, Rabu (15/04/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, permasalahan longsor akibat abrasi Sungai Bengawan Solo hingga saat ini belum mendapatkan penanganan maksimal dari pihak terkait. Kondisi tersebut mengancam lahan dan permukiman warga setempat.

Di hadapan pimpinan rapat dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Desa Sarirejo, Arif Rahman Hakim, mengaku kecewa lantaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) tidak diundang dalam forum tersebut.

Padahal, lembaga tersebut memiliki kewenangan dalam pengambilan kebijakan terkait penanganan longsor.

Baca Juga:  Korban Duga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kasus Pembakaran 2 Mobil dan 2 Motor di Banyuates Sampang

“Karena perizinan di BBWS dikenal cukup sulit. Setiap tahun kami selalu mengajukan proposal,” ungkapnya.

Arif menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui PU SDA sebenarnya telah menganggarkan penanganan longsor tersebut. Namun, pelaksanaannya masih terkendala perizinan dari BBWS. Bahkan di tengah kebijakan efisiensi anggaran, alokasi dana tersebut tidak dihapus.

“Sudah dianggarkan oleh Pemkab, tetapi terkendala perizinan,” ujarnya.

Ia berharap DPRD dapat memfasilitasi percepatan penanganan melalui pembangunan pancang atau bronjong agar abrasi tidak semakin mengikis tanah maupun rumah warga.

“Saya berharap segera ada penanganan dan BBWS mengeluarkan izin pembangunan bronjong,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Imam Solikin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi bersama anggota Komisi A dan Komisi D. Dari hasil sidak tersebut, ditemukan bahwa batas desa telah terkikis oleh aliran Sungai Bengawan Solo.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Komunitas MTA Berbagi Bersama Anak Yatim Piatu dan Warga Kurang Mampu

“Kami sudah serius. Anggaran untuk penanganan telah disiapkan pada tahun 2025 dan 2026. Kendalanya ada di BBWS yang belum mengeluarkan rekomendasi,” tuturnya.

Imam juga menyoroti pembangunan bronjong pada tahun 2023 yang hingga kini masih berfungsi dengan baik. Hal itu menjadi dasar bagi DPRD untuk mendorong percepatan penanganan serupa di titik rawan longsor.

Ke depan, DPRD Bojonegoro berencana berkoordinasi langsung dengan BBWS maupun Kementerian Pekerjaan Umum guna mencari solusi atas permasalahan tersebut.

“Namun demikian, kita tetap menghormati kewenangan BBWS,” pungkasnya.

Baca Juga:  Wakapolda Jatim Pimpin Apel Operasi Patuh Semeru 2020, Ini Pesannya

Usai RDP, DPRD Bojonegoro bersama Pemerintah Desa Sarirejo dan dinas terkait melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung lokasi longsor di bantaran Sungai Bengawan Solo.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi konkret atas ancaman abrasi yang terus menggerus wilayah desa.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah rumah warga berada di titik rawan longsor. Bahkan, sebagian warga memilih mengungsi karena khawatir tanah tempat tinggal mereka semakin terkikis oleh arus sungai.

Langkah peninjauan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses koordinasi dan penanganan agar keselamatan warga tetap terjaga.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terbaru