BLITAR, SUARABANGSA.co.id – Nama Shuci wanita pekerja migran asal Tulungagung, Jawa Timur, kembali mengkritik pedas kebijakan Wali Kota Blitar. Usai menyoroti kampung halamannya. Sehingga Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan tangkap tangan pada Bupati Tulungagung Gatot SW.
Terlihat diakun Facebook nama Shuci huruf China menyoal soal posisi Sekretaris Daerah (Sekda) yang disebut-sebut merangkap jabatan sebagai kepala dinas di sektor Dinas Koperasi UKM, dan Tenaga Kerja.
Praktik rangkap jabatan ini menuai kritik karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serta mengganggu fokus kinerja.
Namun, sorotan paling tajam mengarah pada keberadaan kelompok yang dikenal dengan sebutan “STMJ” — singkatan dari nama-nama Syaiful Maarif, Thoat Masruki, Mukson, dan Jainul Ichwan. Berbeda dari istilah minuman tradisional, di kalangan masyarakat Blitar,
Dijelaskan “STMJ” diduga disebutkan sebagai lingkaran yang diduga memiliki pengaruh besar dalam berbagai proyek dan kebijakan di lingkungan Pemerintah Kota.
Tak asing di kalangan OPD menyebut, Kelompok STMJ diduga terlibat dalam berbagai proses strategis, mulai dari proyek pengadaan barang hingga program pembagian seragam gratis bagi siswa. Bahkan, muncul anggapan bahwa pengaruh mereka melampaui kewenangan dinas resmi.
Dalam cuitannya akun facebook Suci biasa dibuka diawali kata pemirsa yang budiman
Pemirsa yang budiman Blitar Kota 🚦🚦🚦
Info Info. 📼📼🎤🎤🎤
panggilan ayang Walikota Blitar, ayang Walikota Blitar
Pemirsa iki neng kota blitar jebule e ayang wali kota karo wakil e yo gak akur yo an.
Lucu mane, Sekda ne yo rangkap Jabatan dadi Diskop UKM Naker. ra eneng eselon seng kompeten po. 😇😇😇
Seng luweh ngeri eneh iki enek STMJ (Syaiful Maarif, Thoat Masruki, Mukson, dan Jainul Ichwan) uduh Susu Telur Madu Jahe loh 🤣🤣🤣🤣
Cah Blitar kabeh wes reti STMJ kuwi utek e kabeh proyek dan kebijakan di lingkungan Pemkot Blitar.
Tekan proyek pengadaan barang sampek pembagian seragam gratis untuk siswa.
Tim STMJ iki diklaim memiliki pengaruh sangat besar – bahkan disebut melampaui wewenang dinas-dinas terkait. ayang Walikota Kota mosok ra ngerti. micek.
Infone ayang Kejati memanggil mereka untuk klarifikasi terkait dugaan proyek bermasalah. 🚧🚧🚧
Eneng dewan tekan warna ijo melu melu lo.
balasan diunggah sekitar 7 jam yang lalu. mendapatkan komentar hampir 400 pengunjung dan berkomentar bahagia serta mendukung menyoroti pemerintahan kota Blitar.
“Peh mbak suci kok yo tekan Blitar Infonyanya,” tulis pemilik akun Zidniya Anggun. Rabu 15/4/2026).
Dilanjutkan komentar akun P Ragil ‘Blitar mulai ketar ketir,” tulisnya singkat
Tidak hanya itu dukungan dari akun lain emoci mengacungkan jari dilanjutkan kata kata “warga Blitar mendukungmu,” tulis akun Sangdewi Alapalap.
Hingga berita ini ditayangkan tim belum melakukan konfirmasi pada Walikota terkait adanya kritikan dari seorang wanita asal Tulungagung ini di media sosial.
Penulis : Hari
Editor : Putri

















