Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

- Admin

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR, SUARABANGSA.co.id – Nama Shuci wanita pekerja migran asal Tulungagung, Jawa Timur, kembali mengkritik pedas kebijakan Wali Kota Blitar. Usai menyoroti kampung halamannya. Sehingga Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan tangkap tangan pada Bupati Tulungagung Gatot SW.

Terlihat diakun Facebook nama Shuci huruf China menyoal soal posisi Sekretaris Daerah (Sekda) yang disebut-sebut merangkap jabatan sebagai kepala dinas di sektor Dinas Koperasi UKM, dan Tenaga Kerja.

Praktik rangkap jabatan ini menuai kritik karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serta mengganggu fokus kinerja.

Namun, sorotan paling tajam mengarah pada keberadaan kelompok yang dikenal dengan sebutan “STMJ” — singkatan dari nama-nama Syaiful Maarif, Thoat Masruki, Mukson, dan Jainul Ichwan. Berbeda dari istilah minuman tradisional, di kalangan masyarakat Blitar,

Baca Juga:  GPS-Desa Desak Pemkab Sumenep Segera Perbaiki Jalan Poros Gapura Tengah-Tamidung

Dijelaskan “STMJ” diduga disebutkan sebagai lingkaran yang diduga memiliki pengaruh besar dalam berbagai proyek dan kebijakan di lingkungan Pemerintah Kota.

Tak asing di kalangan OPD menyebut, Kelompok STMJ diduga terlibat dalam berbagai proses strategis, mulai dari proyek pengadaan barang hingga program pembagian seragam gratis bagi siswa. Bahkan, muncul anggapan bahwa pengaruh mereka melampaui kewenangan dinas resmi.

Dalam cuitannya akun facebook Suci biasa dibuka diawali kata pemirsa yang budiman

Pemirsa yang budiman Blitar Kota 🚦🚦🚦

Info Info. 📼📼🎤🎤🎤
panggilan ayang Walikota Blitar, ayang Walikota Blitar

Pemirsa iki neng kota blitar jebule e ayang wali kota karo wakil e yo gak akur yo an.

Baca Juga:  Lush Green Indonesia Akan Gugat Beberapa Perusahaan Tambang di Blitar ke PTUN, Ini Alasannya?

Lucu mane, Sekda ne yo rangkap Jabatan dadi Diskop UKM Naker. ra eneng eselon seng kompeten po. 😇😇😇

Seng luweh ngeri eneh iki enek STMJ (Syaiful Maarif, Thoat Masruki, Mukson, dan Jainul Ichwan) uduh Susu Telur Madu Jahe loh 🤣🤣🤣🤣

Cah Blitar kabeh wes reti STMJ kuwi utek e kabeh proyek dan kebijakan di lingkungan Pemkot Blitar.

Tekan proyek pengadaan barang sampek pembagian seragam gratis untuk siswa.

Tim STMJ iki diklaim memiliki pengaruh sangat besar – bahkan disebut melampaui wewenang dinas-dinas terkait. ayang Walikota Kota mosok ra ngerti. micek.

Infone ayang Kejati memanggil mereka untuk klarifikasi terkait dugaan proyek bermasalah. 🚧🚧🚧

Baca Juga:  Kapolda Jatim Instruksikan Bawahannya Untuk Menghukum Anggotanya yang Melanggar

Eneng dewan tekan warna ijo melu melu lo.

balasan diunggah sekitar 7 jam yang lalu. mendapatkan komentar hampir 400 pengunjung dan berkomentar bahagia serta mendukung menyoroti pemerintahan kota Blitar.

“Peh mbak suci kok yo tekan Blitar Infonyanya,” tulis pemilik akun Zidniya Anggun. Rabu 15/4/2026).

Dilanjutkan komentar akun P Ragil ‘Blitar mulai ketar ketir,” tulisnya singkat

Tidak hanya itu dukungan dari akun lain emoci mengacungkan jari dilanjutkan kata kata “warga Blitar mendukungmu,” tulis akun Sangdewi Alapalap.

Hingga berita ini ditayangkan tim belum melakukan konfirmasi pada Walikota terkait adanya kritikan dari seorang wanita asal Tulungagung ini di media sosial.

Penulis : Hari

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru