PT Cemindo Gemilang Luncurkan Semen Water Shield Pertama di Indonesia

- Admin

Senin, 30 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – PT Cemindo Gemilang Tbk luncurkan produk semen water shield di Surabaya, Jawa Timur, Senin (30/5/2022), Semen water shield tersebut merupakan Inovasi terbaru dan merupakan salah satu produk semen water shield yang pertama kali di Indonesia.

Semen Merah Putih Watershield yang merupakan salah satu terobosan PT Cemindo Gemilang menghadirkan solusi dari masalah umum yang dihadapi para pengguna semen yaitu bangunan sering cepat rusak karena rembesan air yang dapat mengakibatkan dinding jamuran dan cat cepat mengelupas.

Baca Juga:  Rembuk Rantau, Upaya MABES Tingkatkan Produktivitas Dalam Sektor Ekonomi di Sumenep

Surindro Kalbu Adi selaku Commercial Director PT Cemindo Gemilang Tbk menyampaikan, Semen bermerek Merah Putih Water shield tersebut akan dipasarkan di Jawa Timur.

“Semen Merah Putih ‘Water Shield’ adalah semen super premium, multiguna super premium yang memiliki banyak fitur. Salah satu fitur yang paling diunggulkan adalah ‘water repellent atau efek daun talas’,” ujarnya.

Ia menyampaikan, semen berfitur ‘water repellent’ merupakan pertama kali dan satu-satunya di Indonesia. Sehingga dengan teknologi super premium yang ditawarkan itu, pihaknya optimis bakalan mudah merebut pasar persemenan Jawa Timur yang kini masih dikuasai merek lain.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, Pembai'atan Anggota Baru Pagar Nusa Sampang Digelar Sederhana

“Produk semen ini nggak ada yang punya, pertama kali di Indonesia, Semen Merah Putih memiliki fitur ‘water repellent’ diantaranya semua player. Jadi nggak ada isu untuk persaingan,” lanjutnya.

Dengan menghadirkan varian baru Semen Merah Putih di pasar Jawa Timur, PT Cemindo Gemilang Tbk pun memprediksi angka penjualan produk tahun 2022 bakal terdongkrak tajam antara 10 sampai 15 persen bila dibandingkan tahun 2021.

Angka tersebut menurutnya tidak terlalu muluk. Sebab, ketika Semen Merah Putih ‘Water Shield’ diluncurkan perdana di Jakarta, antusiasme pasar sangat positif.

Baca Juga:  Listrik Tak Kunjung Normal, Gerakan Pemuda Kreatif Pertanyakan Komitmen PLN Sampang

“Dari tokonya, by effect-nya juga sangat kelihatan. Bahwa wah ini barangnya bagus, jadi harusnya bagus sih kedepannya,” tutupnya.

Berita Terkait

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru