Ini Strategi Pemkab Pamekasan Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

- Admin

Minggu, 17 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Dalam menyikapi setiap perubahan dan era industri yang semakin cepat, tentunya pemerintah dan masyarakat harus miliki strategi baru untuk menghadapinya.

Menurut Bupati Pamekasan Madura Jawa Timur, Baddrut Tamam seorang pemimpin di era revolusi industri 4.0 dan pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia menuntut pemimpin bekerja ekstra ordinary, out off the box, atau bekerja di luar kebiasaan agar daerahnya mampu bersaing dengan daerah lain. Minggu, 17 April 2022.

“Menjadi pemimpin di era ini, sungguh harus bekerja ekstra Ordinary ya, harus bekerja out of the box, di luar cara biasa, kalo bekerja biasa-biasa saja di era pandemi ini akan berat sekali,” tambahnya, saat hadiri acara talkshow di iNews, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Segera Cairkan BLT BBM

Pihaknya pun menambahkan soal peran penting pemimpin serta keikutsertaan Pemkab Pamekasan dalam memberikan peluang belajar masyarakat utamanya anak muda.

“Dalam program beasiswa ini sebenarnya masuk dalam 5 program prioritas kami di Pamekasan, untuk program beasiswa ini kita dorong sumber daya anak-anak muda kita ini terfasilitasi,” imbuhnya.

Sementara itu, pria yang akrab disapa Mas Tamam ini pun mengungkapkan kalau Pemkab Pamekasan tengah jalin kerjasama dengan beberapa universitas di Jawa Timur.

“Saya memilih bekerjasama dengan Universitas Airlangga Surabaya, untuk anak-anak yang tidak mampu, untuk Ikut kuliah di Unair Fakultas Kedokteran, dan kita fasilitasi semuanya,” tambahnya.

Baca Juga:  Puluhan Pejabat Pemko Padang Sidempuan di Mutasi, Berikut Daftarnya

Sementara itu, Pemerintah Pamekasan juga berikan kesempatan belajar dan berkembang untuk para santri yang terhalang biaya.

“Beasiswa lain berupa kerjasama dengan pesantren-pesantren yang namanya beasiswa santri,” imbuhnya.

Sementara itu, Mas Tamam tak lupa juga berikan perhatian khusus untuk para OPD di lingkungan pemerintahannya untuk juga ikut berkembang serta selalu rendah diri dalam setiap kesempatan.

“Aparatur sipil juga juga berikan kesempatan kuliah S2, karena aparatur sipilnya harus berubah, yang dulu pejabat tapi sekarang pelayan, intinya posisi kita ini diletakkan sebagai alat perjuangan, alat pengabdian, alat untuk mengubah kabupaten ini semakin lebih baik,” tambahnya.

Baca Juga:  Ramainya Pasar Pangan Murah Pemprov Jatim di Magetan

Pihaknya menambahkan kalau pembangunan di dunia pendidikan tadi atau semua sektor dimulai dari bawah atau dari desa. Dan Mas Tamam mengajak pemimpin bekerja ekstra ordinary, out off the box, atau bekerja di luar kebiasaan agar daerahnya mampu bersaing dengan daerah lain.

“Karena kalau hanya bekerja biasa, rasanya berat sekali untuk membangun perubahan. Kita ingin mengubah top off mind tentang Pamekasan, dan itu tidak mudah,” tutupnya.

Berita Terkait

Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya
Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru