Pembunuhan Mantan Istri di Bojonegoro, Ini Kesaksian Direktur Tempat Korban Bekerja

- Admin

Selasa, 12 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Seno (37) Direktur CV Putra mojodelik Manunggal tempat korban Sofi Hani bekerja terus mendampingi jenazah anak buahnya itu.

Menurut Seno, korban selalu diteror oleh mantan suaminya tersebut. Namun dirinya tidak berani ikut campur dalam masalah keluarga tersebut.

Meski kadang Sofia cerita kepadanya terkait kekerasan dalam rumah tangga dan teror yang sering dialami.

“Terjadi teror dan ancaman kekerasan rumah tangga itu kelihatan sudah sejak lama, saya tidak ikut campur karena urusan pribadi dan tadi pagi tak telpon kenapa kok marah marah, jawabnya Lia diancam oleh pelaku, dan Lia ngancam balik akan melaporkan ke polisi,” jelasnya.

Baca Juga:  Bersama Pemprov Jatim, Pemkab Bojonegoro Kampanyekan Gemarikan

Seno menambahkan, dengan adanya gertakan dan ancaman itu, pelaku mendatangi korban untuk melakukan upaya damai.

Namun yang terjadi ternyata korban sudah menyiapkan sesuatu saat datang ke kantor tersebut sudah membawa pisau dapur yang dibawa lewat tas ransel.

Seno tidak menyangka hal itu terjadi kepada wanita yang bekerja kepada dirinya kurang lebih 1,5 tahun tersebut.

Menurut Seno kurang lebih luka dua sabetan dan luka dua tusukan ada di badan korban.

“Anak anaknya yang membiayai si Sofia, dan itu juga tak sampai pada anak anaknya,” terangnya di depan kamar mayat PKU Muhammadiyah.

Baca Juga:  Menyingkap Tabir Mitos Bojonegoro: Antara Kearifan Lokal atau Tameng Korupsi?

Saat kejadian tersebut di kantor tersebut tidak ada laki laki, yang ada hanya Husein pemilik rumah, tetangga di samping tidak berani melerai karena pelaku memegang pisau.

yang paling tahu dan saksi kunci pak Husin mas,” ucapnya.

Bahkan, Seno juga baru mengetahui jika karyawan di bidang administrasi itu mau menikah dengan orang lain.

“Saya jam 8 sudah ke lapangan mas, baru dapat kabar kalau akan nikah dan diboyong ke Jakarta dia juga tidak pernah bercerita atau mengajukan berhenti, ya baru ini baru dengar,” pungkasnya.

Baca Juga:  Maftukhan Dorong Aspirasi Pemuda Bojonegoro lebih modern, Masuk lewat Sistem Digital via Barcode

Berita Terkait

Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Polda Jatim Ungkap Arisan Online Fiktif, Transaksi Capai Rp 71 Miliar
Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar
Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus
Suaminya Indehoy di Kamar Kos Bersama Perempuan Lain, Warga Sumenep Lapor Polisi
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penyelundupan Gading Gajah Bermodus Jemaah Umrah
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:57 WIB

Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning

Sabtu, 19 September 2026 - 11:47 WIB

Lautan Penonton NDX AKA di Bojonegoro Tetap Kondusif, Ini Rahasia Pengamanan AKBP Yenni

Jumat, 18 September 2026 - 11:07 WIB

Dibalik Kemewahan Gelaran Sound Horeg: Warga Bayemgede Buka Bobrok Tata Kelola APBDes

Kamis, 17 September 2026 - 19:13 WIB

Dinilai Sudutkan Profesi Jurnalis, ASN Kecamatan Malo Berikan Klarifikasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:35 WIB

Warga Bayemgede Bojonegoro Gelar Aksi Demo, Desak Sekdes Dicopot dari Jabatan

Rabu, 16 September 2026 - 14:56 WIB

Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur

Rabu, 16 September 2026 - 14:52 WIB

Dugaan Penyerobotan Lahan Waris di Desa Setren Mengemuka dalam Hearing DPRD Bojonegoro

Rabu, 16 September 2026 - 12:42 WIB

Batik Berlayar di Sungai Kalimas, Wajah Baru Peringatan HBN 2026 Surabaya

Berita Terbaru