Dugaan Penyerobotan Lahan Waris di Desa Setren Mengemuka dalam Hearing DPRD Bojonegoro

- Admin

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Rapat dengar pendapat (hearing) penyelesaian sengketa tanah warga Desa Setren, Kecamatan Ngasem, yang digelar Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (16/9/2026), mengungkap fakta baru.

Pertemuan tersebut menguak dugaan upaya penyerobotan lahan milik warga ahli waris Sulastri.

Rapat mediasi dipimpin oleh Mustakim dan dihadiri anggota Komisi A DPRD Bojonegoro, di antaranya Dihan Syahri Fitriyanto, Sudjono, Sudiyono, Annafiy Aulia Sahila, Erix Maulana Heri Kiswanto, serta M. Wahid Anshori. Turut hadir pihak ahli waris, Kepala Desa Setren yang baru, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Pendidikan Bojonegoro, dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Baca Juga:  Tahun Politik, PSHT Cabang Bojonegoro Nyatakan Netral, Fokus Pembinaan Atlet

Dalam persidangan, perwakilan BPN membeberkan adanya upaya pendaftaran pengalihan hak atas tanah tersebut pada pertengahan Januari lalu.

Padahal, dalam hearing awal pada September 2025, seluruh pihak termasuk ahli waris, Pemerintah Desa (Pemdes), dan instansi terkaittelah sepakat menempuh proses penyelesaian sengketa secara kooperatif.

Upaya pendaftaran tanah ke BPN tersebut ditengarai dilakukan oleh mantan Penjabat (Pj) Kepala Desa Setren bersama perangkat Pemdes Setren.

Mustakim menyayangkan tindakan oknum pejabat yang dinilai memicu kegaduhan dan memutarbalikkan fakta di tengah proses pengumpulan data dan bahan keterangan (pulbaket).

Baca Juga:  Gandeng BPJS, Pemkab Bojonegoro Menghadirkan Jamsostek Bagi Pekerja Rentan

“Apa yang dilakukan oleh para pejabat ini sangat tidak etis dan mengindikasikan adanya upaya melawan hukum,” tegas Mustakim.

Sementara itu, Kepala Desa Setren yang baru dilantik, Aris Wijayanto, menyatakan bahwa berdasarkan informasi dari Sekretaris Desa (Sekdes) dan disaksikan Kepala Dusun (Kasun), tanah tersebut sejatinya telah dihibahkan.

Pihaknya mengaku hanya ingin memastikan kepastian hukum agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh Mustakim. Ia menekankan bahwa Pemdes Setren sejak awal tidak mampu menunjukkan dokumen pendukung yang membuktikan adanya hibah maupun penetapan lahan sebagai Tanah Kas Desa (TKD). BPN pun resmi menolak pendaftaran peralihan hak tersebut karena persyaratan administrasi yang tidak lengkap.

Baca Juga:  Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Tinjau Posko Gakkum E-TLE

“Ada apa dengan Desa Setren?” ujar Mustakim mempertanyakan transparansi Pemdes.

Anggota Komisi A lainnya, Sudiyono, meminta Pemdes Setren tidak mengambil langkah gegabah dan menghormati proses yang sedang berjalan. Ia juga berharap Kepala Desa Setren yang baru tidak bersikukuh menunggu pihak ahli waris mengajukan gugatan hukum.

“Tidak mungkin ahli waris menggugat tanahnya sendiri. Status tanah tersebut jelas bukan Tanah Kas Desa,” tegas Sudiyono.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB