Maftukhan Dorong Aspirasi Pemuda Bojonegoro lebih modern, Masuk lewat Sistem Digital via Barcode

- Admin

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Musrenbang Tematik Pemuda Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 mencatatkan sejarah baru dalam pola serap aspirasi. Bojonegoro Jumat 6/3/2026. Kegiatan Musrenbang ” Tematik” tersebut Tidak hanya sekadar diskusi gayeng (hangat), dan menarik.

Sekretaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Maftukhan, mengungkapkan bahwa usulan pemuda kini terintegrasi langsung melalui sistem digital untuk memastikan transparansi dan efektivitas anggaran.

Kegiatan yang dihadiri oleh 198 pemuda-pemudi, forum ini membedah potensi besar di sektor Digitalisasi, Pertanian, Peternakan, dan UMKM.

Menurut Maftukhan,Menanggapi mekanisme anggaran untuk mendukung kemajuan pemuda, Maftukhan menjelaskan bahwa proses pengusulan kini jauh lebih modern dan praktis.

Baca Juga:  Begini Komentar PJ Bupati Terkait Keterlambatan Pembayaran Dana Desa

Dan hal tersebut muncul dari gagasan-gagasan pemuda ini, meminta pada pemkab dengan aspirasi lewat digitalisasi,

“Di Kabupaten Bojonegoro nanti, semacam pakai barcode. Tadi sudah dikasih barcode-nya untuk usulan-usulan pemuda Kabupaten Bojonegoro yang akan datang, agar kemudian aspirasi dan usulan ini bisa diserap lewat digitalisasi tersebut,”jelas Maftukhan.

Menurut Sekertaris komisi C Langkah ini yang diambil oleh Pemkab ini lebih cerdas dan satu lompatan langkah maju,agar setiap ide dari “akar rumput” kususnya pemuda agar tidak tercecer dan dapat dipantau langsung dalam perencanaan anggaran daerah kedepan.

Baca Juga:  Bovel Gandengan Lepas, Truk Gendeng Diseruduk Truk Tengki di Tol Surabaya-Gersik

Dalam dialog tersebut, Maftukhan menangkap keinginan kuat generasi muda untuk meninggalkan cara-cara lama. Pemuda Bojonegoro kini menuntut adanya sentuhan teknologi dalam setiap lini usaha.

“Para pemuda menginginkan perekonomian dan pertanian itu dikelola secara modernisasi, dari peralatannya dan usahanya. Termasuk terkait UMKM, ke depan nanti bisa melalui digitalisasi, dan banyak yang lainnya seperti peternakan,” terangnya.

Sebagai Sekretaris Komisi C, Maftukhan sangat sepakat bahwa mulai tahun 2026 ini, Musrenbang Tematik menjadi wadah vital untuk menggali potensi dari berbagai disiplin ilmu.

Ia menegaskan bahwa pemuda adalah fondasi utama kemajuan wilayah.
“Baik itu tingkat kewirausahaan, peternak, petani, ataupun bidang usaha yang lainnya, ini adalah pemuda-pemuda yang ada (sebagai) motor penggerak untuk menopang perekonomian wilayah,” tegasnya.

Baca Juga:  Memanas! Organisasi Sayap Partai PPP Sampang Adukan Dedi Dores ke Polisi dengan Pasal Fitnah

Di akhir sesi, Maftukhan membakar semangat para peserta agar berani tampil di depan dalam mengelola potensi daerahnya sendiri dengan cara-cara yang kekinian.

“Pemuda-pemudi ini harus bisa ikut mengambil peran, bukan menjadi penonton ataupun penikmat saja. Bagaimana, Potensi Bojonegoro ini untuk bisa menopang pembangunan dan mengangkat perekonomian yang ada di Bojonegoro. Baik wirausaha,maupun yang lainya dan banyak cara ,dari manual sampai secara modern,(red:Digitalisasi),” pungkasnya dalam motivasinya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru