Warga Bayemgede Bojonegoro Gelar Aksi Demo, Desak Sekdes Dicopot dari Jabatan

- Admin

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Ratusan warga Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, menggelar aksi unjuk rasa di balai desa setempat pada Kamis siang. Massa menuntut pencopotan Sekretaris Desa (Sekdes) yang dinilai bermasalah dan mengganggu pelayanan publik. Hari Kamis 17/9/2026 Bojonegoro.

Berdasarkan pantauan dari siaran langsung akun TikTok lilla sound, sekitar 300 warga memadati area balai desa. Desa yang terdiri atas 4 RW dan 18 RT ini memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 1.700 jiwa.

Dalam siaran tersebut yang di lihat kurang lebih 1,7 K, terlihat jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kepohbaru, Kepala Desa Bayemgede, serta Sekdes yang bersangkutan menemui massa aksi.

Baca Juga:  Kapolda Dampingi Gubenur Jatim Buka Pertandingan Sepak Bola Piala Gubenur

Warga menyampaikan dua tuntutan utama dalam unjuk rasa tersebut,
Terkait Sekdes Bayem gede yang Mangkir Kerja Berkelanjutan,Sekdes yang bernama Topan Abdullah dinilai oleh warga desa,secara konsisten jarang masuk kantor untuk menjalankan fungsi pelayanan publik, sehingga menghambat administrasi warga.

Warga juga berkomentar terkait ada Dugaan Pungli Acara Agustusan, Oknum Sekdes diduga melakukan penarikan dana tidak resmi saat penyelenggaraan peringatan Kemerdekaan RI yang menghadirkan hiburan sound system berkapasitas besar (sound horeg).

Perwakilan massa mendesak Kepala Desa dan otoritas terkait tidak mengulur waktu untuk mencopot Sekdes dari jabatannya demi mengembalikan kualitas pelayanan publik serta transparansi tata kelola desa.

Baca Juga:  Ada Tambahan 5 Raperda di Tahun 2024, Begini Komentar Wakil Ketua Bapemperda DPRD Bojonegoro

“Kami minta Sekdes segera dicopot dari jabatannya. Pelayanan desa jadi terganggu karena dia jarang masuk, ditambah lagi ada dugaan pungli waktu acara Agustusan kemarin,” tegas salah satu warga di lokasi aksi.

Dalam pemaparan pihak kecamatan juga menjelaskan pada warga, bahwa Sesuai mekanisme dan regulasi pemberhentian perangkat desa, Kepala Desa perlu berkoordinasi dengan Camat serta Inspektorat Daerah untuk melakukan pemeriksaan disiplin dan audit investigatif sebelum menerbitkan keputusan resmi.

“Tidak serta merta sekdes bisa di copot,semua ada mekanisme nya dan tahapan nya” ungkapnya.

Baca Juga:  Kapolres Ajak Pengurus BKP Jaga Kondusifitas Bojonegoro

Hingga berita ini diturunkan, Camat Kepohbaru belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi lewat ponselnya oleh awak media Suara Bangsa mengenai langkah konkret maupun sanksi yang akan dijatuhkan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru