Batik Berlayar di Sungai Kalimas, Wajah Baru Peringatan HBN 2026 Surabaya

- Admin

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2026 di Surabaya akan menghadirkan konsep berbeda. Batik tak hanya dipamerkan di ruang pameran, melainkan akan dibawa berlayar menyusuri Sungai Kalimas melalui agenda Batik Berlayar pada 2 Oktober 2026 mendatang.

Ketua Panitia HBN 2026 Wirasno mengatakan, Surabaya dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki posisi strategis sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia. Selama ini, HBN diselenggarakan di Jakarta.

“Agar anggaran HBN lebih menyentuh masyarakat luas, acara diselenggarakan di luar Jakarta dan Surabaya terpilih menjadi tuan rumah HBN 2026. Sebagai warga Surabaya, kita patut berbangga dan wajib menyukseskan acara ini,” katanya, Rabu (16/9/2026).

Ia menjelaskan, Batik Berlayar akan membawa para tamu dari Taman Prestasi menuju Monumen Kapal Selam (Monkasel) menggunakan iring-iringan perahu yang dihias oleh perajin batik Jawa Timur. Sepanjang perjalanan, Sungai Kalimas akan menjadi panggung seni yang menampilkan tarian, musik, perkusi, hingga permainan cahaya.

Baca Juga:  Bubarkan Balap Liar, Satlantas Polres Sampang Amankan Puluhan Kendaraan Roda Dua

Selain Batik Berlayar, HBN 2026 akan diisi pameran di Grand Atrium dan koridor Plaza Tunjungan 3. Pameran di lokasi ini akan berlangsung pada 30 September sampai 4 Oktober 2026 dengan menghadirkan karya para perajin Jawa Timur dan pengalaman interaktif berbasis teknologi.

Wirasno menyebut pameran akan menggunakan teknologi imersif. Salah satunya fitur interaktif yang memungkinkan pengunjung memilih motif batik melalui layar, kemudian tampilan pakaian berubah mengikuti motif yang dipilih.

“Sentuhan milenial kekinian melalui teknologi imersif. Salah satunya adalah fitur imersif interaktif, di mana dengan menyentuh layar, tampilan pakaian akan berubah sesuai motif batik yang dipilih, misalnya batik Tuban,” lanjutnya.

Baca Juga:  TKD di Bojonegoro Marak di Selewengkan Oknum Desa

Selain pameran dan Batik Berlayar, HBN 2026 juga memiliki agenda edukasi dan akademis. Kuliah umum akan digelar sepanjang pameran dengan sasaran akademisi dan mahasiswa.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya membawa batik lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Ketua Yayasan Batik Indonesia (YBI) Gita Pratama Kartasasmita menambahkan, HBN tahun ini membawa semangat baru agar masyarakat tidak hanya melihat, tetapi juga mengalami batik secara langsung.

“Bagaimana kalau tahun ini kita tidak hanya melihat batik, tetapi benar-benar mengalaminya. Itulah semangat yang kami bawa dalam Hari Batik Nasional atau HBN 2026,” ucap Gita.

Ia mengatakan HBN 2026 juga akan menghadirkan fashion show, reels competition, workshop digital UMKM berbasis AI, pertunjukan seni dan musik, serta talkshow yang membahas masa depan batik, teknologi, keberlanjutan, identitas, industri, dan peran generasi muda.

Baca Juga:  Jelang Arus Balik Liburan Santri di Sumenep, Bupati Busyro; 'Semuanya Diundur'

“Batik tidak hanya dipajang atau dikenakan, tetapi hadir sebagai bagian dari kehidupan untuk dilihat, dipelajari, dinikmati, dan dialami bersama,” tandasnya.

Dirjen IKMA Kemenperin RI Reni Yenita pada kesempatan itu turut menyampaikan, HBN 2026 juga menjadi kesempatan bagi masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia untuk melihat perkembangan batik, termasuk dari kawasan timur Indonesia.

“Masyarakat dari wilayah timur, seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua yang sudah mengembangkan batik, dapat melihat perkembangan batik di event HBN tahun 2026 ini,” kata Reni.

Dia berharap rangkaian HBN 2026 dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap batik buatan dalam negeri.

“Jangan lupa untuk berkunjung ke pameran, serta mengajak teman, saudara, dan tetangga untuk membeli dan menggunakan batik buatan dalam negeri dengan penuh rasa bangga,” tutupnya.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB