Hari ke 7 Jasad Talita Belum Ditemukan, Masyarakat Minta Datangkan Anjing Pelacak

- Admin

Jumat, 25 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sudah masuk di hari ke – 7 pencarian jasad Talita, korban yang terhanyut aliran sungai deras akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Sabtu 19 Maret 2022 minggu lalu di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep juga belum membuahkan hasil.

Pada proses pencarian sebelumnya, pihak Pemerintah Sumenep sudah melibatkan personil kepolisian hingga tim SAR dan BPBD, hingga melibatkan paranormal atau indigo, namun jasad Talita tetap tidak dapat ditemukan atau memberikan tanda-tanda keberadaannya.

Pencarian sebelumnya tidak membuahkan hasil, lalu pencarian dilakukan kembali pada Jum’at 24 Maret 2022 mulai pukul 07:00 WIB sampai dengan selesai. Dalam pencarian di hari ke 7 ini tetap melibatkan anggota Polsek dan Koramil Saronggi, Basarnas, BPBD Sumenep, serta masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Pastikan ASN Tidak Bolos, Bupati Sumenep Kunjungi OPD dan Kecamatan

Kapolsek Saronggi AKP Joni Wahyudi mengatakan sebelum melaksanakan kegiatan pencarian terhadap korban, bahwa apabila di hari ke 7 korban tetap tidak dapat ditemukan, maka pencarian akan dihentikan.

“Hal tersebut sudah sesuai UU No. 19 th 2014 tentang pencarian dan pertolongan, tetap semangat dan semoga ada keajaiban,” terangnya, Jum’at (25/03/2022).

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti juga menjelaskan, kegiatan proses pencarian terhadap korban Talita saat ini dipusatkan di hilir saluran air, diantaranya saluran air di sisi selatan dan utara jembatan terakhir yang menuju aliran sungai Saroka dengan kegiatan mengangkat tumpukan sampah yang bercampur lumpur.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Ajak Pelaku Media Bangun Sumenep

Juga akan dilakukan pencarian di sekitar Dermaga sungai Saroka dan sepanjang pesisir sungai Saroka fokus di area pohon magrove

“Selain di dua titik tersebut, dari Tim Basarnas melaksanakan pencarian dengan menyisir di sungai Saroka dan perairan Tanjung,” katanya.

Pada proses pencarian, ada Informasi dari Kasat Sabhara, lanjut Widiarti, bahwa ada permintaan dari masyarakat ke Polres Sumenep untuk mendatangkan K9 atau anjing pelacak, dan hasil koordinasi dengan Forpimka, Pemdes serta tim pencarian (Basarnas, Damkar dan BPBD) yang saat itu juga dihadiri oleh Kasat Sabhara dan disepakati, apabila hendak mendatangkan K9 dapat dilaksanakan sebagai bentuk upaya pencarian maksimal.

Baca Juga:  Nenek Rasimi, Penerima BPNT yang Tidak Menikmati Bantuannya

Terpantau pada saat proses pencarian, situasi pencarian sampai selesai berjalan aman dan lancar, namun untuk perkembangan korban sampai saat ini masih belum diketemukan.

“Dari hasil koordinasi tidak ada tanda-tanda korban akan diketemukan, maka disepakati dihentikan dan akan ditindaklanjuti dengan pencarian menggunakan anjing pelacak yang proses administrasinya masih ditangani oleh Sat Sabhara Polres Sumenep” pungkas Widiarti.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru