Pansus III DPRD Bojonegoro Temukan Banyak Bangunan Sekolah yang Rusak

- Admin

Rabu, 23 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pansus III DPRD Bojonegoro menemukan banyak gedung sekolah yang rusak dan beberapa lembaga pendidikan belum bisa mencairkan anggaran untuk pendidikan.

Hal itu diketahui oleh Pansus III DPRD Bojonegoro selama Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) 2021.

Ketua Pansus III DPRD Bojonegoro, Natasha Devianti mengatakan jika kasus tersebut sangat memprihatinkan.

Natasa mengatakan Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro tertinggi dari pada Daerah lain.
Dan saat eksekutif dimintai data terkait beberapa Infrastruktur dan sarana prasaran yang perlu diperbaiki, di LKPJ Pansus III ternyata Dinas Pendidikan Bojonegoro tidak mempunyai data tersebut.

Baca Juga:  Beri Pelajaran Politik Generasi Muda, AMPG Bojonegoro Gelar Ivent Musik

“Masih banyaknya bangunan yang rusak, namun Dinas Pendidikan sendiri tidak mempunyai data itu,” jawabnya.

Lanjut politisi PDIP yang akrab dipanggil Natasha menyebutkan jika APBD Bojonegoro untuk Pendidikan sudah mencapai 20 persen. Seyogyanya Bojonegoro sudah mencapai smart City,

Masih menurut anggota dewan yang hobi off road tersebut, jangankan untuk menuju smart city, sarana prasarana pendidikan dari dulu rusak dan yang menjadi prihatin Pansus III Dinas Pendidikan tidak mempunyai data tersebut.

“Jangan kan ke smart city, sarana prasarananya semua sudah rusak, Diknas pendidikan tidak mempunyai data, itu hasil temuan Pansus III,” jelasnya.

Baca Juga:  Telkomsel One Konektivitas Tanpa Batas, Ini Kata Pelanggan Surabaya

Natasha melanjutkan, dari Rekomendasi Pansus III tersebut, Dinas Pendidikan harus segera memperbaiki data tersebut demi kebaikan Diknas Pendidikan sendiri, Apalagi APBD Bojonegoro sangat besar.

“Ya, kemarin kita minta data itu tapi miris dari tahun ke tahun ternyata diknas saat ini belum punya data itu, bahkan itu terjadi sebelum saya jadi anggota dewan, dan bertahun tahun, yaa kemarin Pak PLT minta maaf, dan baru akan didata,” ungkapnya.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB