Tinggal di Gubuk Reot, Wanita Sebatang Kara di Pamekasan Ini Berharap Ada Keajaiban

- Admin

Kamis, 3 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Kehidupan yang serba kekurangan serta tinggal di Gubuk reot, dan hampir roboh, dialami oleh Siti Rohemah dalam waktu sekitar 3 tahun belakangan ini, Rohemah merupakan warga asal Dusun Barat, Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur.

Dengan Gubuk ukuran 5×6 meter, itupun hanya separuh yang terbuat dari tembok, separuhnya lagi dari bahan anyaman bambu, dan atap rumah (genting red) yang berantakan, Rohemah tinggali selama ini, serta didalam gubuk reot tersebut tampak hanya ada tempat tidur tanpa kasur yang empuk.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Gelar Ngopi Bareng Bersama Media

Sementara untuk dapur tempat ia memasak, berada disamping gubuknya, hanya ada tungku dan sedikit kayu bakar saja yang terlihat.

Jangankan kamar mandi atau jamban, listrik untuk menerangi gubuknya saja ia tak punya, selama ini Rohemah numpang (nyambung red) listrik di rumah saudara, itupun terputus beberapa hari yang lalu, gara-gara ada mobil lewat.

Sebenarnya Rohemah mempunyai saudara, dan hidup berdampingan, akan tetapi semua saudaranya hidupnya tidak jauh beda dengan Rohemah.

Rohemah (55) selama hidup ia tinggal sendiri karena dirinya tidak pernah menikah, untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-harinya, ia bekerja serabutan.

Baca Juga:  Aplikasi Balanjha.com Diluncurkan, Kapolda Jatim Harap Dapat Dongkrak Ekonomi Sektor UMKM

“Jika ada tetangga yang menyuruh, maka saya dapat upah, dari upah tersebut saya bisa makan,” cerita Rohemah kepada reporter suarabangsa.co.id saat didatangi di gubuk reotnya kamis (03/06/2021) sore.

“Kalau keinginan banyak, tapi apa daya, lawong buat makan saja, saya masih nunggu upah dari bungkus kerupuk di rumah tetangga,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Samatan M.Tamyis mengatakan, jika pihak Desa sudah melaporkan dan memasukkan data ke Dinsos melalui petugas SIK & G untuk pengajuan bantuan RTLH, akan tetapi masih belum dapat.

Baca Juga:  Ratusan Warga Pamekasan Minta KPU Tunda Rekapitulasi Tingkat Kabupaten

Tamyis juga mengatakan jika Pemdes bersama BPD, sudah menyiapkan dana sebanyak lima juta rupiah, untuk membantu Rohemah.

“Tentunya nominal itu sudah pasti tidak cukup, untuk membangun rumahnya Rohemah,” ujar Tamyis.

Menurut Tamyis Rohemah ini merupakan penerima bantuan BLT DD, selama wabah Covid-19, akan tetapi untuk bantuan-bantuan lainnya dia tidak dapat.

Tamyis juga berharap agar Siti Rohemah ini bisa mendapatkan bantuan dari pihak-pihak terkait, supaya Rohemah bisa merehap gubuknya.

“Semoga ada rezeqi, sehingga Rohemah bisa segera memperbaiki rumahnya sebelum roboh,” imbuh Tamyis.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:18 WIB

Diduga Lakukan Pungli Berkedok Uang Gedung Sejak 2013, TK Setda 1 Bojonegoro Disorot Wali Murid

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:56 WIB

Pelaku Gendam Seorang Nenek Warga Sukosewu Bojonegoro Terbongkar, Dalih Diberangkatkan Berangkat Haji

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:37 WIB

Terganjal Rekomtek BBWS, 40 Paket Proyek Pengairan di Bojonegoro Masih Tertahan

Senin, 18 Mei 2026 - 03:54 WIB

Sinergi Lawan Spekulan, Polres dan Bulog Bojonegoro Kawal Petani Jagung dari Hulu Hingga Hilir

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:12 WIB

Dituduh Jadi ‘Cepu’ Mafia Solar, Pekerja SPBU Glagahwangi Bojonegoro Dipecat Sepihak Tanpa Pesangon

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:39 WIB

Slamet Hari Hadi Sebut Seleksi Akhir Calon Pegawai Akan Dilakukan Langsung oleh PT Agrinas

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:35 WIB

Intervensi Partai di Program KDKMP: Kades Pungpungan Bojonegoro Sebut Marwah Jabatan ‘Ex-Officio’ Dilecehkan

Berita Terbaru