Lewat AMS, Akhirnya para Seniman Musik di Sampang Punya Serikat

- Admin

Sabtu, 18 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, sebuah wadah baru bagi para seniman musik, baik dangdut maupun gambus yang ada di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur akhirnya terbentuk.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, wadah baru tersebut dibentuk pada Sabtu (11/09/2021) malam yang diberi nama Aliansi Musik Sampang (AMS).

Kegiatan itu digagas oleh Zainal Arifin pimpinan orkes New D’Swara bersama beberapa pegiat musik lainnya. Sesuai dengan namanya, aliansi ini beranggotakan para pemusik, baik pimpinan orkes dangdut, gambus, musisi maupun para penyanyi.

Sebelum dibentuk, para seniman musik berkoordinasi dan bersilaturahmi pada Plt Kepala Disporabudpar H Marnilem melalui Kasi Pengembangan Seni dan Budaya Daerah Abd Basith guna untuk meminta izin terkait rencana pembentukan aliansi tersebut.

Baca Juga:  Beberapa Jam Setelah Beraksi, Polres Sampang Tangkap Pelaku Pembunuh Pria di Sokobanah

Meleburnya mereka dalam satu wadah ini, tidak hanya sebagai ajang menjalin silaturahmi saja, tetapi juga sebagai alat pemersatu para pelaku-pelaku seni musik, khususnya di Kota Bahari.

Zainal Arifin mengatakan bahwa saat ini ada ratusan orang khususnya yang berprofesi sebagai pegiat seni musik. Sayangnya, mereka tidak memiliki wadah pemersatu yang formal, yang dapat menjadi jembatan komunikasi secara meluas dikalangan para pegiat seni musik ini.

“Atas dasar itulah, maka pembentukan AMS ini digagas, dan diharapkan dalam waktu singkat dapat merangkum dan mengakomodir para pekerja-pekerja seni musik yang ada di Sampang,” ujar Zainal, Sabtu (18/09/2021).

Baca Juga:  Diduga Tak Sesuai Spek, Timbunan Proyek SPAM di Sampang Kembali 'Makan Korban'

Zainal mengakui jika saat ini tantangan para seniman musik sangat berat, seiring masih adanya pandemi Covid-19. Oleh karena itu, menurutnya, perlu ada inovasi dan kreativitas.

“Terlebih, sekarang pemerintah sudah memberi sedikit kelonggaran bagi para pekerja seni. Sehingga kita sudah bisa mengembangkan kreativitas yang dimiliki,” harapnya.

Selain itu, guna menghindari resiko paparan Covid-19 terhadap para seniman musik, pihaknya mewajibkan para pekerja seni khususnya yang tergabung di AMS untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

“Terkait hal ini kita tetap mengacu kepada ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Saya yakin Pemerintah kita sudah mengayomi seluruh kelas masyarakat, termasuk para pekerja seni,” imbuhnya

Baca Juga:  Lakukan Observasi, Kapolsek Camplong Sampang Bersama Nakes Puskesmas Sambangi Penderita Kanker Payudara

Dalam kesempatan tersebut, Zainal selaku penggagas AMS menyatakan bahwa aliansi ini adalah puncak capaian setelah beberapa kali melakukan diskusi dengan para seniman dangdut dan seniman gambus untuk membentuk sebuah komunitas.

“Kita terbentuk untuk menjaga kebersamaan dan silaturahmi antar seniman dangdut dan seniman gambus,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam rapat pembentukan aliansi itu, Anas Fatahillah terpilih sebagai Ketua dari unsur seniman dangdut dan Mubarok sebagai wakil Ketua dari unsur seniman Gambus.

Sementara, Sekretaris AMS dipercayakan pada Ayu Andrawinata dan Yeni Ratnasari sebagai Bendarahara. Untuk koordinator vokal dipercayakan kepada Vita.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru