Eksotika Puncak Ratu Wisata Alam Yang Ada di Pamekasan

- Admin

Minggu, 28 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Ada beberapa tempat wisata yang ada di Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, yang sangat menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan, salah satunya adalah Puncak Ratu.

Tempat wisata yang terletak di Dusun Mongging, Desa Tebul Barat Kecamatan Pagantenan ini sangatlah exotic, selain terletak di dataran tinggi, suasana yang masih sangat alami, menjadi ciri khas tersendiri bagi Puncak Ratu.

Dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19 dan cukup membeli tiket masuk sebesar 10.000 ribu rupiah, kita bisa menikmati pemandangan dan selfi-selfi dari keindahan Puncak Ratu.

Di sana kita bisa melihat pemandangan dari atas dengan mata telanjang, sehingga keindahan Kabupaten Pamekasan bisa terlihat sangat jelas.

Baca Juga:  Sempat Kejar-kejaran dengan Polisi, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Sampang Berhasil Ditangkap

Selain itu, pihak pengelola juga sudah memfasilitasi dengan berbagi spot untuk selfi, seperti rumah-rumah adat, jembatan gantung dan lainnya.

Pepohonan yang sangat rindang menambah eksotiknya Puncak Ratu, di sana juga tersedia cafe untuk sekedar minum kopi atau juz.

Menurut Owner Puncak Ratu M.Ali Purwanto, saat ditemui di tempat wisata Puncak Ratu, dirinya di tahun 2021 ini akan menambah spot, diantaranya seribu rumah rabet, kolam renang, play fog dan penambahan Cafe, serta akan menggunakan sistem electronik untuk pembelian tiket masuk.

“Tahun ini saya pastikan semua pengembangan di Puncak Ratu, sudah mulai dikerjakan,” tutur Wawan panggilan akrab Ali Purwanto.

Baca Juga:  Kondisi TPS Pasar Kolpajung Pamekasan Dikeluhkan Pedagang

Wawan juga menyediakan beberapa macam buah-buahan, yang bisa dipetik langsung oleh pengunjung, sehingga rasa segar buah yang ada masih sangat terasa di lidah.

“Ada buah Duren, Alpukat serta Rambutan, jika musim yang bisa di petik atau dipanen sendiri oleh para pengunjung,” ujarnya.

Akan tetapi menurut Wawan yang sekaligus Kepala Desa Tebul Barat itu, dirinya lebih menekankan pada Buah durian, untuk menarik wisatawan, yang memang di Desanya tersebut merupakan penghasil durian terbaik, dan terbanyak di Pamekasan.

“Rasa legit dan tekstur yang sangat lembut, merupakan ciri khas durian dari Desa kami,” terangnya.

Wawan juga mengatakan jika pengunjung yang datang ke Puncak Ratu dari berbagai daerah, seperti kemarin kata Wawan, dirinya kedatangan wisatawan dari Italia dan juga Bali.

Baca Juga:  Lauching E-TLE di Kota Madiun, Ini Harapan Dirlantas Polda Jatim

Ditemui ditempat yang sama, Maulan yang merupakan salah satu pengunjung dari Lumajang mengatakan sangat puas, karena dirinya jauh-jauh menyempatkan datang berkunjung, hanya ingin melihat dan menikmati langsung keindahan Puncak Ratu.

“Puncak Ratu ini masih sangat alami suasananya, dan bagi saya sangat pas jika dipakai untuk pertemuan keluarga, reunian dan sekedar santai-santai atau istirahat melepaskan penat,” terang Maulan.

“Jadi, bagi yang belum datang ke Puncak Ratu, buruan datang berkunjung ya, rugi loh jika kita tidak berkunjung, karena tempatnya yang bagus dan exotic banget,” ajaknya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru