Warga Dharma Camplong Keluhkan Marak Aksi Curanmor, Ini Imbauan Polisi Bagi Pemilik Motor

- Admin

Senin, 18 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang belakangan ini rawan pencurian. Informasi diperoleh dari WhatsApp, dimana ada sejumlah masyarakat yang menginformasikan tentang aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah itu.

Terlebih, belum lama ini pemerintah telah menjalankan program asimilasi (pembauran narapidana) di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sebagai bagian dari upaya pencegahan persebaran wabah COVID-19.

Berdasarkan informasi suarabangsa.co.id, beberapa warga yang berada di wilayah Kecamatan Camplong mengaku was-was memarkir kendaraan disembarang tempat, karena aksi pencurian kendaraan sepeda motor saat ini kian marak, sehingga sangat mengkhawatirkan menyimpan kendaraan disembarang tempat.

Baca Juga:  Diterjangan Puting Beliung, 24 Rumah di Saronggi Rusak dan Dua Orang Luka-luka

“Tadi malam (Minggu, 17 April 2020) di Dusun Pesisir Timur, Desa Dharma Camplong, ada kejadian satu unit sepeda motor milik seorang tukang bangunan hilang dicuri. Harap masyarakat waspada,” ujar H Sibul secara singkat, seorang warga Dusun Karangloh, Senin (18/05/2020).

Sementara itu, menanggapi keluhan maraknya aksi curanmor saat ini, Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra dikonfirmasi melalui Kapolsek Camplong Iptu Tomo menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada, itu karena para pencuri kendaraan memiliki berbagai cara untuk memuluskan aksi kejahatan mereka.

Baca Juga:  Mayat Tidak Dikenal Mengapung di Bengawan Solo, Warga Pilangsari laporkan ke BPBD Bojonegoro

“Pelaku kejahatan atau lebih dikenal curanmor sekarang ini lebih canggih. Jadi selain dari kepolisian, kami memohon kepada masyarakat yang punya motor juga menjadi polisi bagi dirinya sendiri,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat menyimpan kendaraannya di tempat yang aman dan harus dipastikan sulit untuk dijangkau pelaku pencurian.

“Kemudian, gunakanlah kunci ganda untuk mencegah dan mengulur waktu bagi pelaku,” katanya.

Tomo juga berpesan agar masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor, dapat melapor ke Polsek Camplong dengan membawa persyaratan surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Baca Juga:  KPU Sampang Buka Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati, Cek Syarat Minimal Suaranya

“Apabila ada yang merasa kehilangan kendaraan datang ke Polsek Camplong. Yang hilang datang ke Polsek dengan syarat, tentu membawa bukti kepemilikan dari kendaraan,” tutup Tomo.

Hingga kini, pihak Polsek Camplong terus meningkatkan patroli dan pengawasan untuk antisipasi dan mencegah banyaknya aksi curanmor itu.

Berita Terkait

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terbaru