Jelang Idul Adha, Pedagang Kambing di Sampang Keluhkan Sepi Pembeli dan Omzet Turun Drastis

- Admin

Minggu, 18 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Tak terasa perayaan hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah tinggal menghitung hari. Idul Adha akan dirayakan pada Selasa 20 Juli 2021 mendatang.

Biasanya pada perayaan Idul Adha, umat Islam akan melakukan kurban hewan seperti kambing dan sapi. Namun perayaan Idul Adha di tengah penerapan kebijakan PPKM Darurat kali ini, penjualan hewan kambing merosot tajam.

Hal itu diakibatkan dengan kondisi pandemi Covid-19, jika sebelumnya pedagang mampu menjual lebih dari 100 ekor kambing, kini hanya laku terjual puluhan ekor saja.

Ahmadi, salah satu penjual kambing asal Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang mengatakan, permintaan akan penjualan hewan kurban pada tahun ini sangat sepi.

Baca Juga:  Diselimuti Rasa Haru, Jenazah Pekerja Migran asal Robatal Sampang Tiba di Rumah Duka

Pria yang sehari-hari menjual kambing ini mengeluhkan merosotnya penjualan itu, saat ini jumlah kambing yang terjual baru mencapai kurang lebih 40 ekor. Padahal biasanya sebelum pandemi, dirinya mampu menjual lebih dari 100 ekor kambing.

“Semenjak Indonesia dinyatakan pandemi, penjualan turun drastis. Kalau tahun lalu masih lumayan ramai, tapi kalau tahun ini benar-benar sepi pembeli,” ceritanya pada kontributor suarabangsa.co.id, Minggu (18/07/2021).

Penyebab signifikan penurunan penjualan, kata dia, adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) darurat yang berlangsung dari 3-20 Juli 2021. Ia mengaku omzetnya turun drastis akibat PPKM darurat tersebut.

Baca Juga:  Dunia Pers Sampang Berduka, Anggota PWS Cak Wiwid Meninggal Dunia

“Jujur saja, kalau kondisi saat ini sangat berpengaruh terhadap penjualan saya. Apalagi sekarang lagi PPKM darurat. Itu hancur semua pedagang-pedagang,” keluhnya.

Ia mengaku, biasanya mendekati lebaran idul adha banyak permintaan dari pemesan. Namun, hingga saat ini kurang lebih hanya 40-an ekor yang sudah terjual. Ia biasanya menjual kambing-kambing itu dengan harga dari Rp2 juta hingga Rp4 juta per ekornya, tergantung bobot kambing itu sendiri.

“Kurang lebih 40 ekor yang sudah terjual. Kalau tidak terjual semua ya risiko, namanya dagang untung dan rugi udah pasti. Semoga saja di tahun yang sulit ini para penjual kambing bisa laku habis dagangannya,” harapnya.

Baca Juga:  Kadis Pertanian Sampang Bungkam Soal Pengadaan Mesin Pompa Air Senilai Ratusan Juta

Kini dia berharap agar pemerintah bisa mengambil kebijakan yang baik untuk masyarakat. Dia juga berharap agar masyarakat mau tertib menerapkan prokes dalam kegiatan sehari-hari agar pandemi ini segera berlalu.

“Mari kita sama-sama mendukung kebijakan pemerintah. Selalu terapkan prokes agar pandemi ini bisa segera berakhir suapaya perekonomian bisa berjalan dengan semestinya,” tandasnya.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB