Dua Sungai Meluap, Ratusan Hektar Sawah dan Puluhan Rumah Dikepung Banjir

- Admin

Selasa, 18 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Akibat hujan deras yang terjadi pada hari Selasa (17/02) sekira pukul 12:00 WIB siang hingga menjelang petang, mengakibatkan dibeberapa wilayah Kabupaten Sumenep terendam banjir, salah satunya di Kecamatan Lenteng.

Banjir kiriman yang terjadi di desa Sendir Timur Kecamatan Lenteng harus merendam puluhan rumah dan ratusan hektar area persawahan milik warga setempat.

Menurut Kepala Desa Sendir Timur Akhmad Kifli menerangkan, bahwa hujan deras terjadi selama kurang lebih 3 jam, di mulai sejak pukul 12:00 WIB hingga pukul 15:00 WIB, dan dilanjut hujan rintik hingga pukul 20:30 WIB.

Baca Juga:  Penumpang Bus Paksa Sopir Turun di Luar Terminal, Siap-siap Dipolisikan

Atas terjadinya hujan deras di wilayah Lenteng mengakibatkan sungai Jepun dan sungai Sokra yang berada di sisi barat dan timur desa Sendir Timur dilanda banjir, dengan rata-rata ketinggian mencapai 20 cm di pemukiman warga.

“Kedua sungai tersebut menyatu di kali C1, maka C1 tidak kuat menahan volume air, maka tanggul pun jebol,” jelas Kades Sendir Timur saat diwawancarai, Selasa (18/02).

Menurut Kapolsek Lenteng Iptu Suhaeri menjelaskan, bahwa terjadinya banjir di desa Sendir Timur akibat banjir kiriman dari Kecamatan Guluk-Guluk, Ganding, dan Lenteng melalui sungai di sisi barat desa Sendir Timur, serta banjir kiriman dari sungai Kebonagung, hingga luapan air sungai tersebut merendam pemukiman warga setempat.

Baca Juga:  Tim Kewaspadaan Virus Covid-19 Sumenep Ungkap Cara Penanganan Pasien Terjangkit Corona

“Sekitar 200 hektar sawah warga setempat direndam banjir, dan setidaknya ada 20 rumah warga yang juga ikut tergenang, 3 rumah di dusun Bugem dan 17 rumah di dusun Sendir Timur,” jelasnya.

Peristiwa banjir di desa Sendir Timur tidak hanya terjadi kali ini, melainkan sudah menjadi langganan tiap tahun, bahkan menurut Faizah (21) salah satu warga setempat menjelaskan, bahwa setiap hujan dengan intensitas besar maka terjadi banjir, terutama di area persawahan.

“Semua sawah seperti lautan, penuh air,” tutupnya.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II
Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru