Pemilik Senpi Rakitan Ilegal di Lumajang Juga Menyekap Seorang Gadis

LUMAJANG, SUARABANGSA.co.id – Yanto (40) pemilik senjata api rakitan illegal yang diamankan Polres Lumajang ternyata memiliki hubungan dengan perempuan di bawah umur UH (14).

MA yang tidak lain adalah ayah UH terpaksa menerima pinangan dari Yanto karena takut dengan ancaman pembunuhan.

Bahkan UH juga pernah diajak berhubungan badan dengan Yanto, dibawah ancaman dari pelaku. UH pun tak berani melawan permintaan dari pelaku, atas ancaman tersebut, korban pun juga dilarang melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. UH hanya menyelesaikan pendidikannya hingga jenjang SD saja.

Baca Juga:  Tak Bisa Jaga Jarak, Mobil Pick Up Seruduk Truk di Tol Gempas

“Ini adalah puncak dari penderitaan keluarga saya, yang sudah tidak kuat mendapatkan intimidasi dari pelaku, padahal hampir setiap malam saya melihat ada mobil polisi lewat didepan rumah saya untuk berpatroli, namun saya takut dibunuh jika melaporkan kejadian ini,” ujar UH dengan nada takut.

Kapolres Lumajang Polda Jatim AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM mengatakan bahwa ayah korban meminta perlindungan pada dirinya. Dan dirinya menyanggupi memberikan jaminan kepada pihak korban.

“Ayah dari korban tadi meminta jaminan keamanan kepada saya. Dengan tegas saya dan juga Tim Cobra akan memberikan jaminan keamanan kepada ayah dan anak yang menjadi korban ancaman pembunuhan tersebut, selain itu, saya juga akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk memasukkan anak tersebut di Pondok atau pesantren,” terang Arsal Sahban.

Baca Juga:  Spesialis Maling Motor di Lumajang Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Katim Cobra Polres Lumajang Polda Jatim AKP Hasran menyatakan, atas perintah kapolres, saya akan membentuk Tim, untuk segera menangkap pemilik senjata api rakitan tersebut.

“Karena dapat membahayakan keselamatan orang lain,” ungkap Hasran yang juga selalu kasat Reskrim Polres Lumajang Polda Jatim.

Leave a Reply