Gebyar Expo Pengembalian Barang Bukti Resmi Dibuka Kapolda Jatim

- Admin

Selasa, 24 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si membuka resmi Gebyar Expo barang bukti hasil kejahatan, dengan ditandai gunting pita, di Lapangan Upacara Mapolda Jawa Timur, Selasa (24/09) sekitar pukul 08:00 Wib.

Hadir dalam kegiatan peresmian kali ini, Wakapolda Jatim, Kasdam V Brawijaya, Para Pejabat Utama Polda Jatim, perwakilan dari Kemenkumham, Kepala Bakesbang Propinsi Jatim, perwakilan dari Kejati dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Kapolda Jatim mengucapkan terima kasih kepada bapak Wakapolda dengan panitia yang telah berinisiatif dalam giat ini.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Lauchingkan E-TLE

“Pelaksanaan Expo pengembalian barang bukti ini baru pertama kali di Jawa Timur mungkin di Indonesia, meskipun pengembalian barang bukti ini, hampir setiap Minggu atau setiap saat dialakukan di Polda atau di polres-polres sudah biasa tapi kalau bicara seperti pameran-pameran ini baru pertama kali,” kata Irjen Pol Drs Luki Hermawan.

Ia menambahkan, semua itu berkat masukan-masukan dari perwira-perwira. Karena banyaknya barang bukti yang didapatkan serta banyaknya telepon dari masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini terkumpul dari Polda dan 8 Polres/ta, yaitu Polrestabes Surabaya Polres Tanjung Perak, Polres Gresik, Polresta Mojokerto, Polres Mojokerto, Polresta Sidoarjo, Polres Pasuruan dan Polresta Pasuruan dengan total ranmor roda 4 160 dan ranmor roda 2 668 Jadi totalnya ada 828 ranmor,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lengkapi Bukti Dugaan Pencemaran Nama Baik, Gus Halim Kembali Datangi Polda Jatim

Menurutnya, agenda tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat, baru direncanakan saja sudah banyak menelpon dan bertanya via WhatsApp kepada panitia.

“Pada hari ini, Polda Jatim akan memberikan suatu pelayanan kepada publik terkait dengan maraknya curanmor hasil kejahatan di tahun 2018 saja ada 1347 kasus dan tahun 2019 itu ada 1929 kasus, jadi terjadi peningkatan pengungkapannya sebesar 26%,” jelasnya.

Dengan adanya peningkatan kejadian ini, juga diimbangi dengan pengungkapan dan bisa ungkap nanti akan diumumkan kepada masyarakat se-Jawa Timur.

Baca Juga:  Wabup Pamekasan Meninggal Dunia

“Agar masyarakat yang menjadi korban mungkin yang datang ke pameran Gebyar ini, adalah masyarakat yang menjadi korban, atau mungkin saudaranya semoga dengan pameran-pameran masyarakat yang menjadi korban bisa datang kesini melihat dan yang merasa menjadi pemiliknya dengan menunjukkan bukti-bukti ada kita berikan secara gratis,” pungkas Irjen Pol Drs Luki Hermawan.

Berita Terkait

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru