Ratusan Personil Polres Sampang Gelar Test Psikologi Bagi Anggota Pemegang Senjata Api

- Admin

Rabu, 11 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sebanyak 147 personel Polres Sampang, Jawa Timur (Jatim) menjalani tes psikologi di Gedung Sanika Satyawada Mapolres setempat, Rabu (11/11/2020). Tes ini sebagai syarat bagi pemegang senjata api (senpi) dan calon pemegang senpi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, tes psikologi dilaksanakan bekerja sama dengan tim dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Jawa Timur. Peserta tes psikologi merupakan anggota Personel Polres Sampang dan juga Polsek Jajaran, terdiri dari Perwira maupun Bintara yang terlebih dahulu mendapatkan pengarahan.

Baca Juga:  Sesalkan Pernyataan Kadinkes Soal Kepala Puskesmas Harus Dokter, Ketua DPD PPNI Sampang: Sangat Arogan

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Sunarno mengatakan bahwa, setiap anggota kepolisian yang akan dan telah memegang senjata api harus melalui proses ini.

“Kegiatan ini dinilai perlu dilaksanakan, untuk mencegah dan mendeteksi adanya gangguan psikologis yang dialami aparat kepolisian yang dapat memicu tindakan berbahaya, karena mereka kan membawa senjata api,” ungkapnya.

Mantan Kapolsek Robatal itu mengatakan, tes psikologi tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi mental dan kepribadian personel, utamanya dalam mengontrol emosi saat melaksanakan tugas di lapangan. Tes psikologi, kata dia, juga dilaksanakan sebagai salah satu persyaratan personel Polri khususnya Polres Sampang dalam pengajuan permohonan pinjam pakai senjata api dinas.

Baca Juga:  Diduga Gerah Terhadap Pemberitaan, Oknum Bidan Puskesmas Karang Penang Sampang Lontarkan Bahasa Tidak Elok

“Ini juga sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan pimpinan terhadap anggota yang akan menyalahgunakan senjata api akibat terganggunya kemampuan pengendalian emosi anggota,” tuturnya.

Menurutnya, tidak semua anggota kepolisian diperbolehkan memegang senpi. Sebab, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi anggota kepolisian salah satunya tes psikologi ini.

“Hasil tes psikologi akan menentukan apakah anggota tersebut layak mendapatkan rekomendasi dari pimpinan fungsi dan tempat anggota bertugas untuk memegang senjata api,” ujarnya.

Pihaknya berharap kepada anggota yang memegang senpi dinas untuk tidak menyalahgunakannya. Dia juga mengingatkan untuk selalu merawat kebersihan serta penyimpanan senjata dengan baik.

Baca Juga:  Cuci Motor, Seorang Pemuda di Robatal Sampang Hilang Tenggelam di Embung

“Apabila tidak lulus tes psikologi, maka senjata api tidak diberikan dan bahkan akan kita tarik bagi anggota yang sudah memegangnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Mutasi Strategis Polres Bojonegoro, Kompol Ferry Dharmawan Resmi Jabat Wakapolres Baru
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru