Pria Asal Malang Raup Keuntungan Ratusan Juta Dengan Akun Palsu Gojek

- Admin

Rabu, 26 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUATABANGSA.co.id – MZ pria asal Sukoharjo, Kecamatan Kota Malang ini membuat perusahaan Gojek rugi ratusan juta rupiah.

Pasalnya pria umur 35 tahun itu sengaja memanipulasi orderan fiktif sehingga Gojek rugi 400 juta rupiah. Pelaku memanfatkan aplikasi Gojek untuk meraup keuntungan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan mengatakan, dalam kasus ini petugas berhasil menangkap satu orang tersangka yang bernama MZ.

“Pelaku ini, melakukan dengan merubah Ime Handphone, yang mana mengunakan tiga aplikasi,” terang Luki saat konferensi pers di depan halaman gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Rabu (26/2).

Baca Juga:  Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Lakukan Baksos di Kampung Tangguh

Pelaku membuat akun palsu, berupa akun driver sebagai mitra usaha Gojek dan juga membuat akun customer.

“Dia memiliki akun-akun bodong, yaitu yang terkait dengan restoran-restoran, driver Gojek dan customer. Tapi dia menyantol kepada aplikasi Gojek, jadi yang dirugikan pihak Gojek,” imbuhnya.

Pelaku memiliki 41 akun dirver Gojek, dan 30 akun sebagai pemilik restoran serta beberapa akun customer.

Dan tersangka bisa menggunakan identitas palsu dari 8850 identitas KTP untuk digunakan ke nomor GSM jenis axis.

“Identitas KTP sebanyak ini, masih dalam proses penyidikan,” ucapnya.

Baca Juga:  Pria Cabul di Bondowoso Ini Beraksi, Anak di Bawah Umur Jadi Korban Hingga Dua Kali

Setelah dikonfirmasi kepada pimpinan Gojek Jawa Timur, kerugian yang dialami mencapai sebesar 400 juta rupiah.

Pelaku dijerat menggunakan Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008. Dengan ancaman 12 tahun penjara.

Selain ribuan SIM card, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti berupa puluhan telepon seluler berbagai merek, belasan buku tabungan bank swasta serta tiga charger.

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Polda Jatim Ungkap Arisan Online Fiktif, Transaksi Capai Rp 71 Miliar
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB