Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

- Admin

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Hobi baru PT BPR Bank Daerah Bojonegoro. Usia yang sudah genap kepala tiga, ternyata memiliki hobi baru jadi event organizer untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT).

Acara yang di peruntukan sebagai pesta rakyat menjadi miris karena adanya penjualan tiket yang cukup mahal, kurang lebih 89 ribu, sedangkan kegiatan tersebut diduga masih menggunakan keuangan daerah,(Red: BPR adalah bank daerah).

BPR Bojonegoro akan selenggarakan konser UNGU di Stadion Soedirman 23 Mei 2026 dengan dana yang diduga menelan biaya kurang lebih mencapai Rp1,1 Miliar.

Tidak hanya itu isu yang beredar di masyarakat dan perbincangan di sosial media terkait acara yang diperuntukan pesta rakyat namun masih menjual tiket hal ini menjadi tanda tanya besar, untuk Gen Z Bojonegoro.

Salah satu Gen Z Bojonegoro sebut saja Lia, mengungkapkan rasa kecewanya dan rasa tidak setuju. Menurutnya konser tersebut temanya pesta rakyat yang mestinya tiket yang didapat untuk masyarakat semestinya gratis.

Baca Juga:  Memahami Standar Profesionalisme, Kades Temayang dan Dinkes Bojonegoro Klarifikasi Alur Rekrutmen RSUD Temayang

“Contoh kayak di Gor Ngumpakdalem konser bondan prakoso gratis tapi tiket dibatasi, itukan bisa jadi solusi,” ungkapnya.

Menurutnya dengan kondisi yang saat ini pemerintah pusat atau daerah melakukan efesiensi anggaran.

Serta ditambah pula masyarakat yang masih mengeluh dangan kondisi ekonomi, alangkah baiknya yang namanya pesta rakyat bisa dialihkan dengab kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Bojengoro khususnya.

” Apalagi harga tiketnya yang mahal, kayaknya kebanyakan kalau ngambil untung itu, dan kalau soal penjualan tiket katanya untuk membatasi penonton agar sesuai kapasitas stadion itu hanya alasan klasik, pasti ada cara lain untuk membatasi,” tutur Lia yang diselingi oleh tawa.

Menurut,Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Kabupaten Bojonegoro Laila Nur Aini saat dikonfirmasi menjelaskan jika kapasitasnya hanya sebagai pendamping berjalannya dan segala kegiatan konser tidak menggunakan anggaran APBD.

Baca Juga:  Kapolres Bojonegoro Ajak Netizen Cegah Hoaks Pada Pemilu 2024

“Yang jelas tidak menggunakan anggaran APBD. Jadi kita tenang saja karena tidak menggunakan anggaran itu,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari internal BPR, sementara pemerintah daerah dalam hal ini hanya berperan sebagai pembina.

“Semua perencanaan itu dari BPR sendiri. Kami hanya memantau saja, apalagi saya juga baru dilantik di Bagian Perekonomian,” tambahnya.

Terkait skema pendanaan konser, Laila menyebut bahwa seluruh kebutuhan kegiatan puncak akan ditopang dari penjualan tiket yang dikelola bersama mitra event organizer.

“Untuk kegiatan konser itu dipenuhi dari penjualan tiket. Tapi kalau ditanya berapa yang terjual atau targetnya bagaimana, itu kami belum tahu. Yang tahu itu EO karena kita bermitra,” jelasnya.

Miris, hal ini ditambah oleh kabar berita soal anggaran miliaran ini sempat muncul dan menghilang dari berbagai media.

Baca Juga:  Plafon Gedung DPRD Bojonegoro Ambrol Lagi, Bukti Proyek Mewah Bermental Murah?

Adanya pemberitaan ramai di masyarakat yang menarasikan negatif kemudian hilang menambah tanda tanya ada apa dengan kegiatan bertema 3 Dekade tersebut.

Direktur BPR Bojonegoro Sutarmini saat Pra Konferensi Pres beberapa waktu lalu, menjelaskan jika ini strategi agar BPR terlihat mengikuti perkembangan zaman gaul dan dekat dengan pemuda serta salah satu bagian dari marketing.

“Acara ini tidak menggunakan biaya dari BPR sendiri namun menggunakan biaya endorse dan beberapa pihak yang bekerja sama dengan kami,” ungkapnya.

Selain itu, dia juga menambahkan acara yang digelar bertujuan untuk menghidupkan UMKM di Bojonegoro.

Namun, saat ditanya lebih lanjut oleh awak media ini terkait rincian anggaran Sutarmini tidak memberikan jawaban.

Jika benar pendanaan untuk merayakan HUT ke-30 menghabiskan anggaran Rp1,1 Miliar, dan masih menjual tiket, maka masyarakat Bojonegoro layak mempertanyakan diketransparnan dana yang digunakan BPR Bojonegoro untuk acara tersebut.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB