Tatap Pemilu 2029, Ketua DPD Golkar Bojonegoro: Pengurus Harus Kerja Nyata Bukan Sekadar Numpang Nama

- Admin

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro mulai memanaskan mesin politiknya lebih awal.

Melalui forum Rapat Pleno Diperluas yang digelar pada Sabtu (17/1/2026),di aula DPD Golkar Bojonegoro.

Partai berlambang pohon beringin ini menegaskan arah baru perjuangan, penguatan akar rumput dan kerja nyata bagi masyarakat harus dilakukan para pengurus mau pun kader partai.

Pertemuan ini bukan sekadar seremonial rutin, Forum ini menjadi ruang evaluasi total sekaligus manifestasi keberlanjutan roda partai pasca terbentuknya kepengurusan baru.

Sesepuh Golkar yang juga sebagai
Dewan Pertimbangan DPD Golkar Bojonegoro, KH. Tamam Syaifudin, M.Si, dalam arahannya menekankan bahwa dinamika politik nasional harus dijawab dengan peran strategis di tingkat daerah.

Ia secara terbuka mengajak seluruh kader untuk solid di bawah kepemimpinan Ketua DPD, Ahmad Supriyanto. Untuk merebut kembali kemenangan masa lalu.

Baca Juga:  Kapolres Bojonegoro Imbau Perguruan Pencak Silat Turut Jaga Kamtibmas

“Fraksi Golkar di DPRD Bojonegoro tidak boleh hanya jadi pelengkap. Mereka harus tampil sebagai penggagas dan pengawal program strategis yang manfaatnya langsung dirasakan rakyat,dulu Meskipun Bupati nya dari Partai lain, Golkar bisa mendapat wakil bupati dan ketua DPRD Bojonegoro,” ungkap yang akrab dipangil Kyai Tamam.

Lanjutnya, melihat Kepemimpinan di bawah Ahmad Supriyanto kader lama maupun kader baru mulai merapat, dari ibu-ibu mau pun gens z mulai berkiprah di Golkar. Di 2029 Kyai Tamam memasang target tinggi.

Ia memacu semangat kader agar tidak cepat puas, kedepan DPD Golkar Bojonegoro harus mampu 10 kursi. Menurutnya, kejayaan Golkar hanya bisa direbut kembali jika seluruh elemen partai yang hadir hari ini dan selalu menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.

“Kompak, sholid dan PK-PK dan element partai harus menyentuh lapisan paling bawah,” harapnya.

Baca Juga:  Hadiri Paripurna Nota Penjelasan Hasil Evaluasi Perda, Ini Harapan Bupati Bojonegoro

Ketua DPD Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto atau yang akrab disapa Mas Pri menyampaikan, pesan menohok terkait etos kerja organisasi.
Ia menegaskan bahwa tahun 2026 adalah tahun konsolidasi total.

Kader maupun pengurus jangan terbuai rayuan yang menina bobokan para pengurus sehinga lupa dengan garis perjuangan partai.

Supriyanto menegaskan sudah tidak ada istilah suka Ketua, suka pak sekertaris, suka bendahara, semuanya berjuang untuk kepentingan partai, bukan kepentingan pribadi-pribadi pengurus.

“Saya tidak butuh pengurus yang hanya menunggu jabatan. Saya butuh pimpinan kecamatan dan kader sampai bawah yang mau kerja nyata. Golkar bukan tempat untuk sekadar numpang nama,semua berjuang untuk partai,” ujar Mas Pri dengan lugas.

Sebelum pleno diperluas ini digelar, internal DPD telah melakukan langkah-langkah administratif yang transparan, mulai dari laporan kegiatan dan keuangan tahun 2025, hingga penyegaran struktur Fraksi Golkar di DPRD guna meningkatkan kinerja legislasi.

Baca Juga:  Mantan Wabup Bojonegoro Diisukan Membawa Barang dari Rumdin

Program Konkret Menuju Rakerda 2026
Mas Pri menginstruksikan setiap bidang di DPD untuk segera menyusun program kerja yang terukur.

Ia menginginkan kegiatan yang bersifat aplikatif, bukan sekadar rapat seremonial tanpa output yang jelas.

Program-program ini nantinya akan disahkan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026.

Sebagai langkah jangka pendek, Golkar Bojonegoro akan memperkuat sisi religiusitas dan sosial, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Pendekatan ini diharapkan menjadi jembatan bagi partai untuk hadir sebagai solusi di tengah persoalan warga.

“Menang itu bukan kepentingan pribadi, tapi kepentingan partai. Jika ingin menang di 2029, kuncinya hanya satu, kita harus solid, disiplin, dan berjalan bersama,Sukses bersama,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru