Respons Jalur Maut Baureno, Fraksi Golkar Bojonegoro Desak Perbaikan Jalan Nasional ke Pemerintah Pusat

- Admin

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Tingginya angka kecelakaan fatal di jalur nasional yang menghubungkan Bojonegoro dengan Surabaya, khususnya di wilayah Kecamatan Baureno, memicu langkah tegas dari legislatif daerah. Tepat pada hari ini, Minggu (25/1/2026) Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bojonegoro resmi melayangkan surat desakan kepada pemerintah pusat dan DPR RI di Jakarta.

Langkah ini diambil menyusul banyaknya laporan masyarakat yang masuk melalui Rumah Aspirasi Rakyat, sebuah wadah komunikasi bentukan DPD Partai Golkar Bojonegoro.

Jalur tersebut kini dijuluki warga sebagai “jalur tengkorak” lantaran kondisi aspal yang rusak dan bergelombang telah menyebabkan ribuan kecelakaan serta puluhan korban jiwa.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Bojonegoro, Drs. Ec. M. Anis Mustofa, menyatakan bahwa pengiriman surat ini merupakan upaya jemput bola agar aspirasi warga Bojonegoro segera mendapat perhatian serius dari pemangku kebijakan nasional.

Baca Juga:  Rekomendasi Mie Ayam di Bojonegoro, Rasanya Endul Banget

“Hari ini kami melayangkan surat resmi kepada pimpinan pusat dan Fraksi Golkar di DPR RI. Kami meminta agar perbaikan dan peningkatan kualitas jalan lintas nasional ini menjadi prioritas utama. Kondisinya sudah darurat dan menyangkut nyawa banyak orang,” ujar Anis Mustofa saat ditemui di Rumah Aspirasi Rakyat, Minggu siang.

Sinkronisasi Dana Hibah dan Perda
Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, menekankan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah berupaya membantu melalui skema hibah.

Berdasarkan catatan regulasi, Pemkab Bojonegoro pernah mengucurkan dana hibah sekitar Rp66,9 Miliar yang telah dipayungi oleh Peraturan Daerah (Perda) saat itu.

Dalam pengumpulan informasi Jalan Nasional tersebut pernah dianggarkan oleh APBD Bojonegoro yaitu berupa, Pelebaran Jalan Nasional (2023-2025): Pemkab Bojonegoro sebelumnya telah menganggarkan Rp 154 miliar untuk pelebaran jalan nasional, termasuk beberapa titik yang meliputi ruas Baureno hingga wilayah perbatasan.

Baca Juga:  Demi Memenuhi Kebutuhan Guru di Bojonegoro, Begini Langkah Bupati Anna

Fokus 2025-2026: Pemkab Bojonegoro menargetkan tuntasnya rekonstruksi jalan beton (rigid beton) di berbagai ruas jalan, termasuk jalur yang menunjang konektivitas ke arah Blora/Cepu.

Hibah ke Blora, Sebelumnya, Pemkab Bojonegoro telah memberikan dana hibah sebesar Rp 34 miliar kepada Pemkab Blora untuk pembangunan/peningkatan kualitas jalan yang mendukung akses menuju Bandara Ngloram, Cepu.

“Jalan ini memang kewenangan pusat, namun daerah sudah menunjukkan komitmennya melalui dana hibah sesuai Perda beberapa tahun lalu. Sekarang, kami menuntut tanggung jawab penuh dari pengelola jalan nasional untuk melakukan perbaikan permanen,” tegas Sigit.

Ketua DPD Golkar Bojonegoro sekaligus Ketua Komisi C, Ahmad Supriyanto, yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Hj. Mitro’atin, menegaskan bahwa seluruh jajaran fraksi akan bersatu padu mengawal isu infrastruktur ini.

Baca Juga:  Mayangrejo Bojonegoro Siaga Banjir, Kades Imbau Warganya Hati-hati

Adapun anggota Fraksi Golkar yang turut memperkuat pengawalan aspirasi ini meliputi,
Drs. Ec. M. Anis Mustofa (Ketua Fraksi)
Hj. Mitro’atin, S.Pd., M.M. (Wakil Ketua DPRD)
Ahmad Supriyanto, S.Pd., M.H. (Ketua Komisi C)
Sigit Kushariyanto, S.E., M.M. (Sekretaris Komisi B)
Annafiy Aisya Sahila, S.H. (Anggota Komisi A)

“Golkar akan selalu mengawal hal ini secara tuntas. Penderitaan masyarakat akibat infrastruktur yang buruk adalah penderitaan kami juga. Kami ingin masyarakat Bojonegoro yang melintas ke arah Surabaya maupun sebaliknya merasa aman,” pungkas Mitro’atin dalam pesan singkatnya.

Hingga berita ini diturunkan, Rumah Aspirasi Rakyat DPD Golkar Bojonegoro masih terus membuka layanan pengaduan bagi masyarakat, tidak hanya terkait infrastruktur, tetapi juga permohonan bantuan hukum dan aspirasi sosial lainnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru