Satpol PP Bojonegoro Akan Tindak Tegas Toko Modern Ilegal

- Admin

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pantauan dan pendataan kembali terhadap sejumlah toko medern yang berada di Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Sauan Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro Arif Nanang S mengatakan bahwa pihaknya kini mulai melakukan pemantauan dan pendataan Pasca toko modern berjejaring tersebut Viral lagi.

“Saat ini kita akan cocokan data dan akan kita beri tanda dimana toko yang sudah resmi terdaftar dan yang sudah punya izin, yang tidak berizin dan masuk di data Satpol PP akan kita tindak tegas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah mulai mendata dari beberapa Kecamatan. Ia memastikan akan menindak sejumlah toko yang tidak sesuai aturan atau tidak memiliki izin mulai dari Kota dulu, ada sekitar 6 toko modern.

Baca Juga:  Masyarakat Sampang Bersatu Tolak Kenaikan BBM, Ketua DPRD: Tuntutan Disampaikan ke Pusat

Menurutnya, toko-toko modern berjejaring tersebut akan diberi tanda kusus dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro (Pemkab), baik yang sudah resmi berizin maupun yang belum.

Bagi yang belun resmi, Pemkab Bojonegoro akan memberi penringatan dan teguran, daei satu kali hingga tiga kali teguran, dan kalau masih beroperasi akan ditindak tegas oleh pihak Satpol PP.

“Selain menindak yang tidak punya kuota kita akan lakukan memberi tanda kepada toko modern berjejaring yang sudah punya izin, yang tidak punya kuota ya kita segel, dan kita paksa untuk tutup, tidak peduli punya rekomendasi, kalau tidak ada izin dari Online Single Submission (red:OSS) dan Persetujuan Bangunan Gedung (red:PBG) dari perizinan DPMPTSP tetap kita tindak tegas,” jelasnya.

Baca Juga:  Refleksi Satu Tahun Wahono-Nurul: Fraksi Golkar Soroti Mandeknya Program Kesejahteraan dan Urgensi pengawasan Anggaran

Arif Nanang S, memaparkan banyaknya toko modern berjejaring marak di Bojonegoro karena terjadi pelayanan mudah dan lewat aplikasi sudah mendapatkan perizinan, rata-rata mereka lewat OSS dulu baru mengejar izin PBGnya di PU Cipta Karya dan Dindagkop UM, saat disingung Toko modern berjejaring yang ada di Kalitidu berhadap-hadapan dengan pasar tradisional, Nanang menegaskan Toko tersebut sudah berizin.

“Untuk Kalitidu yang selatan jalan yang berhadapan dengan pasar itu ada izinnya, sebelum saya sebagai kepala Satpol PP itu sudah ada, yaa begitulah yang bikin pusing, kita tidak tahu apa-apa tapi jadi sasaran mas, untuk yang lainnya tidak punya kuota,” jelasnya.

Baca Juga:  Pendapatan Ekonomi Komunitas Tatas di Rampas Bus Gratis Tuban-Bojonegoro

Dicecar soal penindakan Satpol PP kepada toko modern berjejaring yang Ilegal, Satpol PP Bojonegoro dalam waktu dekat akan melakukan penindakan sesuai kuota.

“Yang Ilegal tetap kita tindak tegas,” tegasnya.

Saat disingung terkait parameter Ilegal, apakah yang sudah mendapatkan Izin Rekomendasi dari Dindagkop UM dan Izin PBG dari PU Cipta Karya akan ditindak.

Nanang menegaskan kembali, Kalau tidak ada Izin NIB (red:OSS) dan PBG dari Perizinan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan tetap ditindak.

“Kita awali dari, Kota Bojonegoro, Bourno, Kalitidu, Padangan dan kecamatan-kecamatan yang lain nya, tetap kita tindak tegas,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Perlunya Mensterilkan Program Makan Bergizi Gratis dari Inefisiensi dan Politisasi Lokal
EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur
Bupati Bojonegoro Sentil Bea Cukai, Terkait Rokok Ilegal
Niat Mengais Rezeki di Area CFD Alun-Alun Bojonegoro, Lapak PKL Terlibat Kericuhan Dengan Petugas
54 Tahun Bluebird Tumbuh Bersama Indonesia, Kelola Layanan Mobilitas di 22 Kota
Tak Sekadar Pameran Otomotif, IIMS Surabaya 2026 Hadirkan Sport Entertainment
Harapan Ketua DPRD Bojonegoro terkait KDMP yang Diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto
Koperasi Desa Merah Putih di 85 titik di Bojonegorodari 396 Titik Diresmikan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:45 WIB

Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep

Senin, 22 Juni 2026 - 21:51 WIB

Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:39 WIB

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB