Hibah Pabrik Es Balok ke Ponpes Labusadak Raas, Pesantren dan Warga Rasakan Manfaatnya

- Admin

Kamis, 15 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bantuan dana hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berupa pabrik es balok senilai Rp 1 Miliar kepada Pondok Pesantren (Ponpes) DDI Labusadak yang berada di kepulauan Raas, Kabupaten Sumenep memberikan manfaat kepada warga sekitar.

Pabrik tersebut sudah saat ini sudah berproduksi dan hasilnya sangat membantu warga sekitar pesantren.

Diketahui, dana itu bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tahun 2020 lalu, sebagai stimulus pembagunan di Jatim, sebagian dana tersebut mengalir untuk lembaga-lembaga pendidikan Islam di Madura, tak terkecuali di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Aktivis Perempuan di Sumenep Turun Jalan, Minta Pelaku Persekusi Ditangkap

“Betul pak, kami dapat bantuan hibah dari Gubernur Jawa Timur berupa pabrik es balok. Alhamdulillah pabrik kami sudah selesai dan sudah berproduksi juga,” tutur K. Syamsul Bahri, pengasuh Ponpes DDI Labusadak kepulauan Raas, Kamis (15/04/2021).

Kepada media ini, K. Syamsul mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan itu. Sebab, ponpes yang dirinya asuh akan sangat merasakan manfaatnya, termasuk asas manfaat juga dirasakan masyarakat sekitar.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada ibu Gubernur Jatim, khususnya kepada Bu Khofifah atas bantuan yang telah diberikan. Ini sangat besar manfaatnya bagi kami,” imbuhnya.

Baca Juga:  MWC NU Guluk-guluk Gelar Aksi Bagi-bagi Masker

Bantuan hibah dari pemerintah, kata K. Syamsul, memang dibutuhkan khususnya dalam pengembangan pondok pesantren, karena perhatian pemerintah lewat bantuan semacam ini diyakini akan mampu meningkatkan kualitas pesantren, khususnya dalam hal pengelolaan usaha yang hasilnya akan kembali untuk pengembangan pesantren itu sendiri.

“Hasil produksi pabrik es balok ini kami jual ke konsumen  setempat, dan hasilnya dikembalikan ke pesantren, baik untuk pemberdayaan maupun peningkatan kapasitas pesantren,” tandasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap, bantuan seperti yang pihaknya terima tidak berhenti di pesantren asuhannya saja. Pesantren lain di pelosok-pelosok desa di Madura ke depan juga bisa mendapatkan perhatian yang sama.

Baca Juga:  Digelandang ke Mapolres Sumenep, Warga Dapenda Terancam Lebaran di Penjara

“Harapannya program ini bisa terus dilanjutkan. Jika perlu, pesantren lain juga mendapatkan giliran (dapat hibah) supaya juga punya kesempatan untuk berkembang dan mandiri, hasilnya kan untuk pengembangan pesantren juga, insya Allah bermanfaat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Surabaya Printing Expo 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Grafika Nasional
Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
153 Perusahaan Ramaikan Surabaya Printing Expo 2026, Usung Transformasi Industri Grafika
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru