Parade Country Menjadi Pembuka di Ajang B-TIFF, Budaya Bojonegoro Disuguhkan pada Perwakilan 4 Negara

- Admin

Selasa, 25 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati bersama Perwakilan Internasional Council of Organizations of folklore festivals and folk Art (CIOFF).

i

Bupati bersama Perwakilan Internasional Council of Organizations of folklore festivals and folk Art (CIOFF).

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Parade Country, Sabtu (22/7/2023) sebagai pembuka pada rangkaian acara Bojonegoro Thengul International Folklore Festival (B-TIFF).

Parade Country semakin meriah karena diikuti 4 delegasi budaya dari Negara India, Mexico, Slovenia dan Uzbekistan.

B-TIFF juga menampilkan kebudayaan lokal seperti Rampoe Aceh, Tari Thengul, Oklik, Seni Barongsai, Reog Jaranan, serta Sandur dan Terbang Jidor. Sebanyak 200 siswa sekolah juga turut meramaikan parade sambil membawa bendera.

Adapun rute parade mulai dari Jl Mas Tumapel (Start) – Jl. Imam Bonjol – JL. Hasyim Ashari – Jl. Panglima Sudirman – Jl. Trunojoyo – Ex. Gedung DPRD (Finish) dengan diikuti 115 peserta.

Sementara untuk kesenian daerah diikuti 430 peserta. Dengan rincian, peserta Tari Thengul 50 orang, Musik Oklik 50 orang, Seni Barongsai 30 orang, Reog Jaranan 50 orang, Sandur 50, dan 2022 Siswa Sekolah.

Baca Juga:  Lestarikan Budaya, Masyarakat Mayangrejo Bojonegoro Masih Lestarikan Langen Beksan Tayub

Penampilan pembuka dipersembahkan oleh Tari Thengul. Dilanjutkan dengan penampilan budaya 4 negara yang dipadu bergantian dengan budaya lokal. Adapun urutan persembahan setelah Tari Thengul yaitu dari India, dilanjutkan penampilan Oklik, Barongsai. Setelah itu Mexico, Rampoe Aceh, dan Terbang Jidor.

Selanjutnya penampilan dari Slovenia, Sandur, Uzbekistan, serta reog jaranan.

Hadir Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah beserta jajaran Forkopimda, perwakilan International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Art (CIOFF), asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD beserta jajaran.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Ajak Mahasiswa Jadi Pioner Mencerdaskan Bangsa

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menjelaskan, event budaya ini adalah kerjasama Pemkab Bojonegoro dengan CIOFF Indonesia. B-TIFF sebagai ajang pertukaran budaya dan pengenalan potensi daerah, serta mengenalkan budaya lokal. Sehingga beberapa penampilan menunjukkan potensi lokal seperti reog, sandur, oklik.

“Mudah-mudahan tahun ke depan kami juga bisa atas bantuan CIOFF bisa mendatangkan lagi beberapa negara,” ujar Bupati saat doorstop.

B-TIFF akan diadakan selama lima (5) hari dan masing-masing acara menarik untuk disaksikan.

Bupati Anna mengatakan, dalam rangkaian B-TIFF juga termasuk ada acara tanam pohon. Sementara nanti malam (22 Juli 2023) pukul 19.00 WIB bertempat di Alun-Alun Bojonegoro digelar pembukaan B-TIFF.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Lepas Mantan Pangdam V Brawijaya

“Dan semua menarik. Semoga dapat memberi motivasi pada pelaku usaha dan menggali potensi. Ke depan, produk Bojonegoro juga bisa orientasi ekspor karena saya pikir sektor UMKM sektor yang kuat,” pungkasnya.

Director of CIOFF Indonesia Said Rachmat mengaku bangga sebagai orang Indonesia bisa melaksanakan festival internasional seperti ini. “Dan saya bangga dengan Bojonegoro yang peduli dan mengangkat citra budaya kita untuk di internasional,” katanya.

Dengan mendatangkan negara lain ke Indonesia, lanjut Said, berarti sudah mempromosikan secara keseluruhan terutama Bojonegoro.

Harapannya festival ini bisa terus berlangsung dengan dukungan masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya. Begitu juga dengan mengangkat budaya-budaya dari Indonesia untuk diperkenalkan ke internasional.

Berita Terkait

Rangkaian Hari Jadi Sumenep Ke-756, Pemkab Sumenep Gelad Haul Raja-Raja Se-Madura
Berhasil Rawat Budaya, PSHT Mendapat Penghargaan ‘Special Recognition Awards’ 
PLN Gaspol Terangi Madura, Infrastruktur Listrik Diperkuat Hingga Pulau Terluar
Di Sumenep ada Festival Tanam Tete Masa Nabur Belta Loh, Dimerihkan Pameran Budaya
Jamasan Pusaka, Bupati Sumenep Upayakan Jadi Agenda Budaya Internasional
Kelurahan Kepatihan Bojonegoro Gelar Sedekah Bumi, Bagikan Seribu Kue Serabi
Sekitar 270 Orang Diruwat di Kayangan Api, Begini Harapan Pemkab Bojonegoro
Pelantikan Pengurus SMSI Madura Raya Dimeriahkan Musik Tongtong dan Kesenian

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:21 WIB

Baru 6 Desa Beroperasi, KDMP Pungpungan Kalitidu Masih Terkendala Perizinan Produk Lokal

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:35 WIB

Gandeng Musisi Papan Atas, All Out Festival 2026 Targetkan Geliat Ekonomi Kreatif Bojonegoro

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:12 WIB

Sepi Job di Bulan Suro, Biduan Asal Kapas Bojonegoro Banting Setir Jualan Rujak lewat Live TikTok

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:58 WIB

Portal Jembatan Luwihaji Dibongkar untuk Proyek Migas, Kadishub Bojonegoro Mengaku Tak Tahu

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:55 WIB

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Berita Terbaru