Tradisi Menikah di Bulan Haji, Sejumlah Pasangan di Sampang Lepas Masa Lajang

- Admin

Minggu, 26 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Bulan Dzulhijjah atau bulan haji menjadi bulan primadona bagi pasangan muda mudi yang akan melangsungkan pernikahan. Terutama masyarakat Madura yang meyakini bulan haji adalah saat yang baik untuk menikah atau khitan.

Dalam bulan Dzulhijjah berlangsung juga pernikahan ideal antara Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu dengan Fatimah Azzahra Radhiyallahu anha, putri tercinta Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Pernikahan tersebut terjadi pada 1 Dzulhijjah.

Menurut salah seorang calon mempelai, Fahrur Rohim, menikah di bulan haji adalah kesengajaan yang memang diharapkan menjadi hari yang baik dan berkah untuk menggelar pesta nikah.

Baca Juga:  Wisata Pantai Jumiang Mulai Lakukan Persiapan Jelang Tahun Baru 2022

“Saya menikah di bulan ini memang salah satu sebabnya karena ini bulan haji. Bulan yang memang dianggap baik,” Kata dia saat dikonfirmasi, Minggu (26/07/2020).

Selain berdasarkan hari baik karena bulan haji, Fahrur yang akan menikah hari ini, juga menjelaskan bahwa pemilihan tanggal dan bulan tersebut karena adanya perhitungan yang matang dari keluarga calon istrinya.

Fahrur juga mengungkapkan bahwa pernikahan yang akan dilangsungkan ini merupakan adat bagi keluarga calon istrinya.

“Keluarga dari calon istri saya mempunyai suatu adat dan keyakinan bahwa sebisa mungkin harus menikah di bulan Islam seperti di bulan haji ini. Sebab bulan Islam mengandung unsur baik, sehingga diharapkan hubungan nantinya berjalan dengan baik pula,” pungkasnya.

Baca Juga:  Terima 1.480 Dosis Vaksin Sinovac, Sampang Akan Gelar Vaksinasi Covid-19 Perdana Besok

Berita Terkait

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:39 WIB

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Berita Terbaru