Saat Paripurna Berlangsung di Kantor DPRD Kota Padang Sidempuan, Diduga Pegawai Apotek Kimia Farma Bakar Obat

- Admin

Sabtu, 24 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG SIDEMPUAN, SUARABANGSA.co.id – Peserta dan tamu rapat Paripurna Penetapan P. APBD Kota Padang Sidempuan tahun 2022, mendadak berhamburan keluar dari gedung DPRD.

Pasalnya mendadak bau Asap menyengat tiba – tiba menghampiri seisi ruangan Kantor DPRD Kota Padang Sidempuan, Jum’at (23 /9/2022) sore.

Setelah ditelusuri, ternyata bau menyengat berasal dari Apotik Kimia Farma yang berada persis disamping gedung kantor DPRD Kota Padang Sidempuan.

Terlihat oknum Pegawai dari Apotek Kimia Farma yang diduga sedang membakar bekas obat dan cairan obat yang menimbulkan asap dan menebarkan aroma bau yang menyengat atau tidak sedap di hirup.

Baca Juga:  Wali Kota Padang Sidempuan Sambut Hangat Kehadiran Tim BPK RI Perwakilan Sumut

Pantauan di lokasi, selain kotak obat, terlihat beberapa botol kosong yang diduga cairannya sudah ditumpahkan ke api yang lagi menyala, sehingga asap dari pembakaran tersebut menimbulkan bau tak sedap.

Salah satu karyawan Apotik Kimia Farma saat dimintai keterangannya mengatakan, yang dibakar tadi hanya kotak obat saja.

“Karena kotak obat tersebut tidak laku dijual,” sebut Uli.

Uli menambahkan, sedangkan untuk botol obat tersebut laku dijual.

“makanya kita buang isinya pak,” tambah Uli kepada wartawan.

Terkait pembakaran kotak dan cairan obat yang dilakukan oleh Apotik Kimia Farma, Plt Kadis Kesehatan Saidah Asro Fauziah Siregar menganggap pembakaran yang dilakukan oleh Apotik Kimia Farma ini menyalahi.

Baca Juga:  Diskominfo Kota Padangsidimpuan dan Provsu Adakan VSGA

“Saya juga tadi mencium aroma tidak sedap tadi saat mau mengikuti Rapat Paripurna Penetapan P. APBD tahun 2022, selanjutnya kalau betul apa yang dilakukan oleh Apotik Kimia Farma terkait pembakaran kotak dan cairan yang berbentuk obat jelas sudah menyalahi,” terangnya.

Apa lagi jelas – jelas di sekitar Apotik Kimia Farma tersebut ramai aktivitas masyarakat.

“Karena Apotik Kimia Farma dikelilingi perkantoran,” ungkap Plt Kadis Kesehatan kepada Wartawan.

Lanjut, Saidah itu ada juknis juklaknya nanti mau dilihat dan seharusnya itu tidak dilakukan pembakaran terhadap yang berbentuk obat.

Baca Juga:  Puluhan Warga Sekitar Gunung Semeru Alami Luka Bakar

“Melainkan ditanam supaya tidak menggangu aktivitas dan juga masyarakat disekelilingnya,” jelas Kadis Kesehatan Saidah Asro Fauziah Siregar.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru