Bupati Sumenep Bakal Tutup Tambak Udang yang Langgar Aturan

- Admin

Rabu, 6 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Achmad Fauzi mengancam akan menutup tambak udang yang tidak patuh aturan.

Tambak udang yang akan ditutup itu ketika melanggar ketentuan perizinan atau keberadaanya menyebabkan adanya gangguan terhadap lingkungan hidup yang ditimbulkan.

“Jika keberadaanya merugikan masyarakat maka kami tidak akan main-main, pasti akan dilakukan penutupan,” terang Bupati Achmad Fauzi.

Sebab, dirinya dipilih oleh rakyat sehingga punya tanggungjawab kepada rakyat.

Sebab, sambung dia, pihaknya tidak akan main-main masalah urusan tambak yang melanggar ketentuan. Jika memang ditemukan adanya pelanggaran, maka bisa langsung ditutup.

Baca Juga:  Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Bertambah, Bupati: 'di Sumenep Tidak Ada Virus Corona'

“Ingat, ini bukan ancaman, tapi akan kami lakukan jika melanggar aturan atau tidak berizin,” imbuhnya.

Sayangnya, politisi PDI Perjuangan ini enggan menjelaskan secara rinci terkait tambak berizin dan tidak. Hanya saja, pihaknya sudah mulai melakukan identifikasi.

“Kami sudah melakukan identifikasi, lihat saja perkembangannya,” tuturnya.

Suami Nia Kurnia ini juga mengingatkan jika petambak melakukan pelanggaran juga bisa dijerat dengan UU Lingkungan hidup.

“Juga, para pengusaha tambak dengan luas di bawah 5 hektar dan di atas 5 hektar itu aturannya sudah jelas. Termasuk masalah UKL-UPL dan AMDAlnya semua harus terpenuhi,” ungkapnya. (**)

Baca Juga:  Bea Cukai Madura Gelar Pertemuan Daring Kepada Para IKM

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB