Kasus Dugaan Video ‘Mesum’ Mirip Oknum Anggota Dewan, Ketua BK DPRD Sumenep Sebut Harus Hati-hati

- Admin

Rabu, 2 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kasus dugaan video ‘mesum’ mirip oknum anggota legislatif hingga saat ini belum menemui titik terang.

Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, H. Samioeddin menyabut kasus dugaan video ‘mesum’ mirip oknum anggota legislatif setempat merupakan kasus luar biasa. Ia menyebut kasus itu beda dengan kasus-kasus lain di DPRD Sumenep.

“Ini kasus yang memang luar biasa,” kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut saat dihubungi media melalui sambungan telephone-nya beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  HUT PSN Perisai Putih ke 53, Ini Pesan Wabup Sumenep

Untuk itu, dia mengatakan, BK DPRD Sumenep hati-hati dalam melangkah dan mengambil sikap. Termasuk dalam menyelidiki bukti-bukti yang kini dimiliki BK DPRD kabupaten berlambang kuda terbang.

“Jadi sampai saat ini saya dalam proses penyelidikan bukti-bukti. Karena harus hati-hati,” tambah Legislator asal Kecamatan Gapura, Sumenep tersebut.

Sikap kehati-hatian ini, kata dia karena kasua tersebut berkaitan dengan aib seseorang. Untuk itu ia tidak ingin salah dalam melangkah karena dapat berakibat tidak baik terhadap orang yang diduga sebagai pelaku.

Baca Juga:  Membanggakan, Bupati Sumenep Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di PON Aceh-Sumut 2024

“Kalau saya salah melangkah, yang pertama itu aib seseorang, terus aib keluarganya, kalau punya anak, ya aib keluarga besarnya lah,” tambahnya.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Sumenep (GPPS) mendesak BK DPRD Sumenep segera menuntaskan kasus tersebut. GPPS menilai tidak ada alasan bagi BK untuk tidak memproses, karena BK disebut sudah memiliki alat bukti sejak sebulan lalu.

“Bukti itu sudah ada di tangan BK sudah sejak sebulan lalu,” kata Ketua GPPS, Ardiyanta Alzi Candra Kusumada kepada media ini beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  PWI Probolinggo Menggelar Pra UKW

Ardi mengatakan, jika BK tidak segera menuntaskan kasus tersebut, maka jangan menyalahkan masyarakat jika timbul asumsi liar dari masyarakat. Ardi juga mengatakan, legislatif jangan menyalahkan masyarakat jika kepercayaan masyarakat terhadap mereka semakin anjlok. (*)

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 19:37 WIB

Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

Rabu, 22 April 2026 - 17:39 WIB

SHGB Dipersoalkan Desa, Ahli waris Wadul ke DPRD Bojonegoro

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Berita Terbaru