Apa Kabarnya Kasus Video Mesum Mirip Anggota Dewan Sumenep

- Admin

Jumat, 25 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Hingga saat ini, kasus video mesum yang diduga mirip salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur terus menggelinding.

Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Sumenep (GPPS) mengklaim bahwa saat ini BK sudah memiliki alat bukti terkait kasus tersebut.

Bahkan, Ketua GPPS, Ardiyanta Alzi Candra Kusumada menyebut bahwa bukti itu sudah di tangan Ketua BK, H. Samieoddin sejak tanggal 22 Januari 2022 lalu. Bahkan ada hitam di atas putih saat ada pihak menyerahkan alat bukti itu kepada BK.

Dengan demikian, kata Ardi, saat ini tidak ada alasan bagi BK untuk tidak segera memproses kasus tersebut.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Terus Godok Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petambak Garam

Pasalnya, selain BK yang memang sudah memiliki bukti, hal demikian juga demi menjaga marwah dan nama baik lembaga para wakil rakyat.

“Bukti itu sudah ada di tangan BK sudah sejak sebulan lalu. Tapi sampai saat ini terkesan tidak ada progres yang dilakukan BK. Ada apa kok bisa seperti itu,” tanyanya.

Ardi mengatakan, jika BK tidak segera menuntaskan kasus tersebut, maka jangan menyalahkan masyarakat jika timbul asumsi liar dari masyarakat. Ardi juga mengatakan, legislatif jangan menyalahkan masyarakat jika kepercayaan masyarakat terhadap mereka semakin anjlok.

“Atau jangan-jangan kasus ini terkesan tidak ditindaklanjuti karena ada penilaian subjektif dari ketua maupun anggota BK. Atau mereka malah mau melindungi orang yang bersangkutan,” sergahnya.

Baca Juga:  Nyabu di Kamar Kosnya, Pria Arjasa Diringkus Polisi Sumenep

Ardi juga mengatakan, pihaknya tidak hanya sebatas menyerahkan bukti. Beberapa hari lalu, GPPS juga dijadwalkan audensi dengan BK. Namun saat mereka ke kantor dewan, Ketua BK malah tidak ada.

“Akhirnya Ketua BK menghubungi kami. Kami diajak ketemu di luar. Sudah kami iyakan. Setelah itu Ketua BK malah ngerubah tempat, kami diminta datang ke rumahnya. Kalau ketemu di luar kantor sih masih logis. Kalau di rumahnya, kan jadi pertanyaan, ada apa?,” tanyanya.

Hal ini pula, kata Ardi yang menguatkan dugaan ada upaya dari BK untuk melindungi pelaku. Sehingga ia meminta BK tidak main-main karena akan berakibat fatal bagi Ketua dan Anggota BK itu sendiri.

Baca Juga:  Digelandang ke Mapolres Sumenep, Warga Dapenda Terancam Lebaran di Penjara

Sementara itu, Ketua BK DPRD Sumenep, H. Samioeddin mengatakan pihaknya sangat berhati-hati dalam menangani kasus tersebut.

Saat ini, BK DPRD Sumenep tengah menyelidiki dan mengkaji terkait bukti-bukti yang ada. Ia menyebut dirinya tidak ingin salah melangkah karena kasus itu berkaitan dengan aib seseorang.

“Jadi sampai sekarang saya dalam penyelidikan bukti-bukti. Karena harus berhati-hati. Karena apa, kalau saya salah melangkah itu, itu aib seseorang,” katanya dihubungi via telephone, Jum’at (25/02/2022).

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:45 WIB

Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:16 WIB

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:39 WIB

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB