Drumband se-Sumenep Beraksi di Grand Launching HSN 2019

- Admin

Minggu, 6 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Di Grand Lounching Hari Santri Nasional 2019 di depan Masjid Jamik, kurang lebih 1000 penambuh drumband dalam parade drumband ditampilkan.

Selain parade drumband dalam acara tersebut ada Festival Kuliner Tradisional dan juga Lomba Selfi serta Donor Darah.

Wardi, Ketua Panitia Pelaksana Grand Lounching Hari Santri Nasional 2019 mengatakan bahwa sekitar 1000 penabuh drumband akan berlara di Grand Launching HSN 2019

“Kalau yang drumband secera keseluruhan berjumlah 1000 penabuh,” terangnya.

Grand Lounching Hari Santri Nasional (HSN) 2019 dibuka oleh Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Minggu (06/10).

Baca Juga:  Kompolnas RI Cek Kesiapan Pengamanan Sirkuit Mandalika

Wakil Bupati Sumenep menyampaikan, Santri merupakan garda terdepan dalam membela Kemerdekanan dan sekarang di era 4.0 santri mempunyai peran penting dalam menjaga dan membangun Bangsa.

”Santri merupakan pondasi terdepan mulai dari jaman kolonial dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, dan peran santri di era globalisasi ini mempunyai peran aktif dalam menjaga dan mempertahankan kemerdekaan,” ucap Wabup Fauzi.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengapresiasi Hari Santri Nasional yang di tetapkan oleh pemerintah, karena Kabupaten Sumenep yang rata rata kaum santri.

Baca Juga:  Jelang 1 Abad NU, PCNU Bondowoso Gelar Musker-1 di Gedung DPRD

“Demi meningkatkan kualitas santri maka peran pemerintah harus nampak dan sebaliknya Santri sudah memberikan kontribusi yang besar terhadap Indonesia,” imbuhnya.

Ketua PCNU Sumenep, KH. Panji mengatakan bahwa Hari santri Nasional merupakan bentuk pengakuan pemerintah atas jasa yang telah di tunjukkan oleh santri.

“Jasa para Santri sangat besar dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan sehingga terungkap oleh semua Santri bahwa NKRI harga mati,” tegasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pohon Tumbang Timpa Sekolah dan Puluhan Rumah Warga, Satu Orang Terluka

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB