KDKMP Desa Ngraseh Bojonegoro jadi pelopor Nasional, begini Harapan Presiden Prabowo yang disampaikan Wamen Koperasi

- Admin

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Hj. Fardia Farichah, M.Si., meresmikan secara langsung Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (8/2/2026).

Peresmian ini menandai Desa Ngraseh sebagai salah satu pelopor nasional dari program penguatan ekonomi desa yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Acara dibuka dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya babak baru kemandirian ekonomi bagi masyarakat Desa Ngraseh,Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

Peresmian Gedung KDKMP Ngraseh yang telah mencapai pembangunan 100 persen. Di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Minggu, 8 Februari 2026, di mulai pukul 10.50 WIB, Wakil menteri setelah Kunjungan di BMT NU Ngasem.

Wakil menteri Hadir,Untuk memastikan warga desa menjadi pemilik ekonomi di wilayahnya sendiri, mencegah uang lari ke kota, dan menyediakan lembaga ekonomi yang mengelola potensi lokal.

Baca Juga:  Petahana Pilkades Desa Pelem dan Jampet Bojonegoro Menang Telak, Pemilih Mendapat Hadiah Umroh

Dengan, Melalui bantuan fasilitas bangunan dan administrasi dari pemerintah, yang kemudian dikelola secara mandiri, transparan, dan akuntabel oleh warga desa melalui sistem koperasi.

Dalam sambutannya, Wamen Koperasi Hj. Fardia Farichah menyampaikan bahwa KDKMP Ngraseh merupakan salah satu yang tercepat dalam penyelesaian pembangunan.
Sejak lahan disiapkan pada 16 Oktober lalu, kini gedung tersebut telah berdiri 100% dan siap beroperasi.

“Ini adalah KDKMP pertama yang saya tandatangani prasastinya. Warga Desa Ngraseh harus bangga karena menjadi pelopor dari seribuan desa yang kita bangun. Tempatnya strategis, tepat di pinggir jalan dan pasarnya bagus,” ujar wanita yang akrab dipangil Fardia di depan ratusan warga yang antusias, mengikuti peresmian KDMP.

Dalam moment tersebut, Wamen secara khusus memperkenalkan Christianto,selaku Direktur Utama LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir), sebagai mitra strategis permodalan.

Lanjutnya,Kehadirannya bertujuan untuk memastikan bahwa ketika gedung sudah tersedia, koperasi memiliki akses modal untuk mengisi barang dagangan maupun menjadi off-taker (pembeli) hasil bumi warga.

Baca Juga:  Peringati HUT ke 17, Ademos Gelar Halal Bihalal Bersama Mensesneg RI

“Koperasi ini nantinya bisa membeli gabah atau kedelai warga untuk diolah. Jika butuh modal usaha untuk menyerap hasil tani tersebut, pengurus bisa menghubungi kami melalui LPDB,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wamen menjelaskan bahwa program ini adalah mandat dari Presiden Prabowo untuk mengubah nasib warga desa, agar tidak sekadar menjadi penonton saat ada investasi masuk.

Ia menekankan pentingnya warga untuk bergabung, menjadi anggota dengan simpanan pokok dan wajib yang ringan, mulai dari Rp5.000 hingga Rp25.000.

“Kita ingin uang berputar di desa. Selama ini desa punya sumber daya alam, tapi modal punya orang kota, sehingga keuntungan dibawa ke kota. Dengan koperasi ini, warga desa adalah pemiliknya. Syaratnya satu: harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Baca Juga:  Warga Bojonegoro Tasyakuran Perbaikan Jalan yang Puluhan Tahun Rusak

Fardia sebelum menutup acara dan melanjutkan perjalananya meresmikan GOR di Kepohbaru, juga memberikan motivasi dengan mencontohkan keberhasilan BMTNU Ngasem yang telah memiliki aset ratusan miliar.

Ia optimis KDKMP Ngraseh bisa mengikuti jejak sukses tersebut asalkan seluruh warga merasa memiliki dan menjaga fasilitas yang telah dibantu oleh Kementerian Koperasi.

Selain Wakil Menteri Koperasi RI Hj. Fardia Farichah, didampingi Dirut LPDB Christianto, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dwi Wijayanto, S.T. dan jajaran, Wakil Bupati Nurul Azizah, Kompol Yoyok Dwi Purnomo, S.T., S.I.K., M.Si. Waka Polres, H. Abdulloh Umar, S.Pd Ketua DPRD Bojonegoro, bersama Sigit Kusharianto Komisi B, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Kabupaten Bojonegoro Retno Wulandari, Teguh Wibowo, SH., MH. Camat Dander, dan Kepala Desa ngraseh dan kades Se Kecamatan Dander, dan warga Desa Ngraseh.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru